Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor

Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor.

Mengapa kita butuh menguasai keterampilan sebagai seorang Konselor? Memang bisa ya? Kan butuh pendidikan khusus, atau pelatihan khusus! Konselor itu kan profesi para guru BK atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang Psikolog, yaa, jadi kita ga perlu tahu tentang apa aja teknik-teknik konseling, apalagi menguasainya. Kalau kita memiliki masalah ke Konselor aja atau ke Psikolog aja.

Ada beberapa orang mungkin berpendapat seperti di atas. Saya secara pribadi, mengambil bidang studi Bimbingan Konseling, bukan sesuatu yang pure disengaja. Kala itu Saya mendapatkan undangan dari sekolah untuk mendaftar di Perguruan Tinggi tersebut, dan disodorkan untuk memilih jurusan yang sekiranya Saya minati. Saya amat berminat di bidang sains dan atau terapannya. Namun, berpikir, Why Not?!. Akhirnya Saya memilih jurusan yang ada di daftar tersebut yang tertulis jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.

Tidak berharap, Saya akan masuk diterima di jurusan tersebut, karena masih menginginkan kuliah mendalami bidang sains terapan. Namun, pada akhirnya Saya berkuliah di jurusan tersebut. Dengan berbagai kisah yang lumayan panjang kenapa akhirnya memutuskan berkuliah disana. Mungkin karena Saya seorang yang menyukai belajar, dan rasa ingin tahu tentang bidang itu pun sedikit banyak ada, Saya mengikutinya dengan penuh keseriusan. Selain, ada ‘dendam’ tersendiri untuk belajar lebih serius di jenjang ini.

Selama proses pembelajaran hingga lulus, Saya justru akhirnya merasa bersyukur Saya menjalani perkuliahan di bidang ini. Apalagi setelah lulus, kemudian bekerja sebagai keryawan eksekutif di bidang HRD, dan kemudian bisnis, dan berlanjut hingga hari ini sebagai seorang Ibu, Istri dan Hipnoterapis Profesional, sungguh sangat bermanfaat.

Hingga hari ini Saya memiliki pendapat dan pandangan, bahwa sesungguhnya keterampilan sebagai seorang Konselor sebaiknya dimiliki oleh setiap individu. Karena semua keilmuan dalam Konseling, amat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini yang membuat Saya begitu passionate  untuk menyebarluaskan, menularkan, dan kuat untuk bisa secara aktif membuka kelas-kelas untuk setiap orang mempelajari keilmuan ini.

Bagaimana tidak, di dalam keilmuan Konseling ini, kita harus mempelajari lebih dulu tentang Self beserta komponen lainnya. Kita harus mengenali tahapan-tahapan serta tugas-tugas perkembangan diri kita, sehingga kita juga bisa lebih memahami orang lain. Bagaimana hubungan yang sehat bisa terbangun, bagaimana menghadapi masalah-masalah, bagaimana menempatkan diri dalam kehidupan, lingkungan dan dalam setiap peran yang dimiliki. Di sini tentu Saya tidak ingin memakai berbagai istilah-istilah rumit yaaa….

Yang terpenting lagi lainnya adalah bagaimana kita sebagai manusia memahami dan menguasai teknik-teknik komunikasi inter dan intrapersonal. Dan lebih luas lagi bagaimana menerapkan berbagai teknik pengembangan diri untuk diri kita sendiri.

Nah, bagaimana menurut Anda? Pentingkah? Bagi yang merasa membutuhkan atau tertarik untuk mempelajari ini, silakan bisa menghubungi kontak yang ada di menu CONTACT ME yaa… Dengan senang hati Saya berbagi dan belajar bersama.

Andapun bisa menjadi Konselor, apapun profesi dan latar belakang pendidikan, di mana level pendidikan Anda, karena Anda adalah manusia. Kita belajar bersama dasar-dasar dan prinsip-prinsip menjadi individu yang sehat, dan bagaimana menjalani hidup bersama sebagai makhluk sosial dengan sehat pula.

Anda akan bisa membantu diri sendiri, orang lain, keluarga, bahkan mungkin lebih banyak lagi orang lainnya. Bagaimana bisa berkomunikasi secara mengena dengan pasangan, orang tua, anak, remaja, dan dalam pergaulan atau peryemanan. Bagaimana mengatasi konflik, perselisihan, perbedaan, kesenjangan antara harapan dan kenyataan dan lain-lain. Bersama-sama bergandeng tangan membangun masyarakat yang sehat mental; pikiran dan emosi. Plus, teknik-teknik lainnya untuk menjaga dan merawat serta menyembuhkan kesehatan mental diri sendiri.

Salam sayang dan sampai jumpa.

#meniccommunication #menjadijadikonselor #konselingitupenting #keterampilankonseling #counselingskills #ketrampilankonseling #hipnoterapi #hypnosis #hypnoticrelationship