konseling

Saya Menyukai Sesama, Bagaimana ?

“Saya ini manusia laknat Bu… Saya masuk neraka kan Bu ? Ini bukan kemauan Saya, Saya juga ga tau kenaa Saya begini dan seperti ini.” begitu ungkapan hati seorang pemuda usia 20 tahunan ketika menjumpai Saya. Bahkan pemuda ini ingin sekali menghilang, entah bagaimana. Pemuda ini tidak mau memikirkan hubungan-hubungan, apalagi menikah. Merasa hidupnya benar-benar tidak bisa dia nikmati. Bergelut setiap harinya memusatkan diri hanya pada pekerjaan, meskipun harus berjibaku dengan semua kecemasannya. Serangan panik pun seringkali dialami, hingga mual dan muntah-muntah di mana pun, kapan pun. Pemuda ini tidak menyukai film porno, pertama kalinya dia menonton ketika diajak dan ditawarkan oleh temannya. Hanya selintas saja dia melihat dan tidak melanjutkan. Namun secara fisik, fungsi reproduksinya berfungsi dengan baik dan normal. Ereksi setiap pagi dan dalam kondisi yang normal dan baik.

Kami sebagai hipnoterapis mempelajari bagaimana simtom yang dirasakan dan dialami pemuda ini muncul. Saya pun menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Meskipun berdasarkan teori yang telah teruji, namun tetap kami mengatakan BISA JADI hal tersebut berasal dari pengalaman-pengalaman masa lalu baik dialami secara visual, pendengaran, perasaan, pikiran, sehingga menjadi imprint. Imprint yang menjadi program di Pikiran Bawah Sadar membuat pemuda ini terdorong hanya menyukai sesama jenis saja. Kita hanya bisa mengeksplor secara murni, dengan membantu Klien itu sendiri mengakses Pikiran Bawah Sadarnya. Klien meniatkan dan mengijinkan dirinya untuk benar-benar masuk ke dalam kondisi trance yang sangat dalam, sehingga Klien dibantu oleh terapis bisa menemukan akar (emosi) penyebab simtomnya ini.

Dalam kondisi trance yang dalam, Klien ‘mendarat’ di lini waktu masa kecilnya di usia 4. tahun. Di mana dia sedang asik mencoba-coba mengenakan pakaian berupa dress kakaknya yang 5 tahun lebih dulu lahir. Sang kakak sedang sekolah, dan pemuda kecil ini, sedang asyik bermain sendiri sambil sekaligus mengenakan kerudung kakaknya.

Sang Ayah melihatnya, serta merta Ayahnya begitu kaget dan marah, mengangkat anak ini dengan membalikkan badannya, kaki di atas dan kepalanya di bawah, membuat pemuda dalam lini waktu di usia anak-anak ini menangis hebat. Ayahnya menyampaikan kata-kata yang menyakitkan, bahwa dia membuat malu orang tua, dan seterusnya. Ketika dibawa sampai ke Sang Ibu, Sang Ibu hanya meredakan amarah Sang Ayah dan meredakan tangisan anak ini. Anak ini merasakan ketakutan yang hebat, merasa tidak berdaya, tidak berharga, dan diperlakukan tidak adil. Si kecil ini merasa bahwa dia hanya sekedar bermain. Dia tidak bermaksud mempermalukan Ayahnya, Ibunya dan apapun yang dikatakan semua oleh Ayahnya. Beranjak remaja, pemuda ini seringkali di bully, dipukuli dan diejek dengan sebutan “bencong”. Pemuda ini tidak pernah sama sekali menceritakan setiap kejadian bully yang dialami, kepada siapapun. Sejak SD pemuda ini menyukai teman sebangkunya. Dan sejak itu pula pemuda ini mengalami masa-masa di bully oleh teman-teman sekolahnya.

Atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, atas ijin Allah SWT, dan atas hasil usaha dari pemuda ini sebagai klien dalam sesi terapi ini, semua dapat diproses dengan baik. Pemuda ini semakin merasa berdaya, percaya diri dan NORMAL tidak ada cacat dan gangguan sedikitpun dalam hal orientasi sexualnya.

Sebuah pelajaran dan hikmah berharga. Bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam mencipta. Setiap ciptaanNya begitu sempurna dan NORMAL. Sesuai dan selaras dengan semua sel dalam tubuhnya. Hanya kejadian-kejadian atau peristiwa dalam hidup individu yang membuatnya menjadi terganggu, tidak normal ataupun cacat atau rusak. Atau bahkan bisa membuatnya menjadi pribadi yang mulia, sukses, hebat, luar biasa.

Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membuat lingkungan yang sehat, aman dan positif bagi siapapun. Terutama dalam mengedukasi tentang betapa sangat memungkinkan segala MASALAH/KELUHAN bisa terbantu, bisa teratasi, bisa sembuh.

Salam hangat dan sayang, dari meja kerja klinik LaVanza Center Cibubur, sembari menanti klien berikutnya.

Tetap semangat menebar kebaikan dan solusi baik yaa….

Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor

Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor.

Mengapa kita butuh menguasai keterampilan sebagai seorang Konselor? Memang bisa ya? Kan butuh pendidikan khusus, atau pelatihan khusus! Konselor itu kan profesi para guru BK atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang Psikolog, yaa, jadi kita ga perlu tahu tentang apa aja teknik-teknik konseling, apalagi menguasainya. Kalau kita memiliki masalah ke Konselor aja atau ke Psikolog aja.

Ada beberapa orang mungkin berpendapat seperti di atas. Saya secara pribadi, mengambil bidang studi Bimbingan Konseling, bukan sesuatu yang pure disengaja. Kala itu Saya mendapatkan undangan dari sekolah untuk mendaftar di Perguruan Tinggi tersebut, dan disodorkan untuk memilih jurusan yang sekiranya Saya minati. Saya amat berminat di bidang sains dan atau terapannya. Namun, berpikir, Why Not?!. Akhirnya Saya memilih jurusan yang ada di daftar tersebut yang tertulis jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.

Tidak berharap, Saya akan masuk diterima di jurusan tersebut, karena masih menginginkan kuliah mendalami bidang sains terapan. Namun, pada akhirnya Saya berkuliah di jurusan tersebut. Dengan berbagai kisah yang lumayan panjang kenapa akhirnya memutuskan berkuliah disana. Mungkin karena Saya seorang yang menyukai belajar, dan rasa ingin tahu tentang bidang itu pun sedikit banyak ada, Saya mengikutinya dengan penuh keseriusan. Selain, ada ‘dendam’ tersendiri untuk belajar lebih serius di jenjang ini.

Selama proses pembelajaran hingga lulus, Saya justru akhirnya merasa bersyukur Saya menjalani perkuliahan di bidang ini. Apalagi setelah lulus, kemudian bekerja sebagai keryawan eksekutif di bidang HRD, dan kemudian bisnis, dan berlanjut hingga hari ini sebagai seorang Ibu, Istri dan Hipnoterapis Profesional, sungguh sangat bermanfaat.

Hingga hari ini Saya memiliki pendapat dan pandangan, bahwa sesungguhnya keterampilan sebagai seorang Konselor sebaiknya dimiliki oleh setiap individu. Karena semua keilmuan dalam Konseling, amat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini yang membuat Saya begitu passionate  untuk menyebarluaskan, menularkan, dan kuat untuk bisa secara aktif membuka kelas-kelas untuk setiap orang mempelajari keilmuan ini.

Bagaimana tidak, di dalam keilmuan Konseling ini, kita harus mempelajari lebih dulu tentang Self beserta komponen lainnya. Kita harus mengenali tahapan-tahapan serta tugas-tugas perkembangan diri kita, sehingga kita juga bisa lebih memahami orang lain. Bagaimana hubungan yang sehat bisa terbangun, bagaimana menghadapi masalah-masalah, bagaimana menempatkan diri dalam kehidupan, lingkungan dan dalam setiap peran yang dimiliki. Di sini tentu Saya tidak ingin memakai berbagai istilah-istilah rumit yaaa….

Yang terpenting lagi lainnya adalah bagaimana kita sebagai manusia memahami dan menguasai teknik-teknik komunikasi inter dan intrapersonal. Dan lebih luas lagi bagaimana menerapkan berbagai teknik pengembangan diri untuk diri kita sendiri.

Nah, bagaimana menurut Anda? Pentingkah? Bagi yang merasa membutuhkan atau tertarik untuk mempelajari ini, silakan bisa menghubungi kontak yang ada di menu CONTACT ME yaa… Dengan senang hati Saya berbagi dan belajar bersama.

Andapun bisa menjadi Konselor, apapun profesi dan latar belakang pendidikan, di mana level pendidikan Anda, karena Anda adalah manusia. Kita belajar bersama dasar-dasar dan prinsip-prinsip menjadi individu yang sehat, dan bagaimana menjalani hidup bersama sebagai makhluk sosial dengan sehat pula.

Anda akan bisa membantu diri sendiri, orang lain, keluarga, bahkan mungkin lebih banyak lagi orang lainnya. Bagaimana bisa berkomunikasi secara mengena dengan pasangan, orang tua, anak, remaja, dan dalam pergaulan atau peryemanan. Bagaimana mengatasi konflik, perselisihan, perbedaan, kesenjangan antara harapan dan kenyataan dan lain-lain. Bersama-sama bergandeng tangan membangun masyarakat yang sehat mental; pikiran dan emosi. Plus, teknik-teknik lainnya untuk menjaga dan merawat serta menyembuhkan kesehatan mental diri sendiri.

Salam sayang dan sampai jumpa.

#meniccommunication #menjadijadikonselor #konselingitupenting #keterampilankonseling #counselingskills #ketrampilankonseling #hipnoterapi #hypnosis #hypnoticrelationship

Anakku Picky Eater dan Susah Sekali Mencoba Makanan Baru, Harus Bagaimana ?

Di era seperti saat ini, dimana sangat berlimpah makanan instan, dan penuh dengan bahan artifisal, gurih, manis, tidak natural atau alami, memang sedikit banyak memiliki dampak yang kurang sehat dan baik bagi manusia. Dampak baiknya adalah,

  1. Semakin mudah kita menemukan berbagai makanan dengan beraneka rasa yang mungkin sulit kita dapatkan dari bahan makanan alami.
  2. Semakin mudah bagi kita untuk menyiapkan makanan tanpa membutuhkan menghabiskan waktu dan tenaga lebih banyak.
  3. Semakin mudah menemukan makanan-makanan yang dibutuhkan di waktu-waktu dan tempat yang jika sebelumnya akan sulit untuk kita dapatkan.

Namun, dari beberapa dampak baik ini, ada pula dampak yang kurang sehatnya. Bagi para orang tua bekerja, seringkali untuk memudahkan mereka dalam memberi makan anak-anak, adalah dengan menggunakan berbagai varian makanan instan. Baik yang secara kemasan siap saji, seperti bubur instan, susu formula, dan lainnya, maupun dari bahan-bahan siap saji, seperti ayam olahan, beras olahan, sayuran olahan, dan seterusnya.

Ketika para orang tua terbiasa seringkali – meski mungkin tidak setiap hari atau setiap waktu – memberikan jenis-jenis yang non alamiah, membuat indra perasa anak terbiasa dengan rasa-rasa, tekstur dan jenis-jenis makanan yang non alami. Sehingga banyak diantara orang tua seringkali menemukan kesulitan ketika ingin membiasakan anak untuk kenal dan mencoba makanan-makanan yang banyak mengandung bahan dan jenis yang alami, seperti buah-buahan, sayuran, daging hewani, dan lain-lain.

Hal ini tentu secara kesehatan memberi dampak kurang baik, karena sumber zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia utamanya ada di bahan-bahan jenis makanan alami. Seringkali juga dijumpai karena hal ini, anak-anak mengalami stunting. Menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang/kronis yang terjadi dalam 1000 HPK. 1000 HPK adalah fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari). Pada periode inilah organ-organ vital (otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan atau lengan, kaki dan organ tubuh lainnya mulai terbentuk dan terus berkembang. Masa 1000 HPK adalah 270 hari dalam kandungan (9 Bulan), 730 hari pasca melahirkan (sampai usia 2 tahun).

Selain itu, banyak orang tua menjadi merasa kesulitan dengan situasi kondisi ketika anak berada bersama lingkungan umum seperti sekolah, acara keluarga, ketika berada di luar rumah untuk liburan, hiburan. Anak tidak mau makan apa-apa yang di luar dari kebiasaan yang mereka makan di rumah. Seringkali anak-anak seperti ini digolongkan sebagai anak Picky Eater.

Picky eater setidaknya bisa dibedakan menjadi 7 jenis berdasarkan perilakunya (sumber : primayahospital.com), yakni:

  • Regresor: anak dari awalnya lahap memakan semua jenis makanan tiba-tiba jadi pilih-pilih makanan pada usia tertentu
  • Pembenci rasa: anak hanya suka makan makanan yang tanpa rasa atau hambar, seperti susu murni, unsalted butter, sereal gandum dengan susu, dan biskuit
  • Penyuka minum: anak sangat sulit diberi makan makanan padat, hanya mau minum susu atau jus
  • Perasa tekstur: anak enggan makan makanan tertentu dengan alasan teksturnya, misalnya wortel dianggap terlalu keras, puding terlalu lembek, atau bakso terlalu alot
  • Pemuntah: anak selalu membuat gestur seolah-olah menahan muntah dengan menutup mulutnya atau justru sering muntah ketika makan sendiri ataupun disuapi
  • Pemilih bentuk: anak hanya mau makan makanan dengan bentuk sajian tertentu, misalnya sop dengan isian dipisah, tidak dicampur di satu mangkok
  • Pemilih warna: anak hanya mau makan makanan dengan warna tertentu

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua ketika mulai menyadari dan menemukan kebiasaan anak yang hanya mau makan makanan tertentu saja atau sulit untuk mau mencoba makan makanan baru, atau kesulitan makan dengan bentuk, rasa, tekstur yang berbeda dari kebiasaannya.

Kesadaran yang muncul dari orang tua sendiri merupakan sesuatu yang sangat baik dan penting. Bahkan jika anak-anak terbiasa diasuh oleh selain orang tua, atau ada bantuan dari pihak lain seperti nenek, atau pengasuh, suster dan lainnya, amat sangat dibutuhkan. Kesadaran ini yang nanti akan memudahkan orang tua untuk mau ikut berproses menjalani perubahan-perubahan menuju hasil perubahan yang diharapkan untuk anak.

Proses perubahan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani. Karena dibutuhkan :

  1. komitmen
  2. terbukanya pikiran dan perasaan
  3. kemauan atau motivasi untuk belajar dan berproses

Baik, sekarang jika orang tua sebagai orang yang utama dan penting dalam apapun perubahan anak yang diinginkan, para orang tua bisa mulai melakukan tahapan-tahapan ini. Begitu sederhana dan mudah seharusnya. Berikut tahapan-tahapan yang harus dilakukan :

TAHAPAN MEMBANTU ANAK YANG MENGALAMI KESULITAN ATAU GANGGUAN MAKAN

  1. Meminta maaflah kepada anak, bahwa selama ini Anda sebagai orang tua yang begitu sayang dan peduli padanya (anak) menyajikan, memberikan berbagai makanan yang kurang sehat bagi tubuhnya. Anda sebagai orang tua belum terlalu cukup memiliki pengetahuan terhadap makan-makanan sehat bergizi. Semua makanan yang diberikan boleh dimakan, namun seharusnya tidak sesering dan sebanyak yang selama ini diberikan, misalnya.
  2. Ajak anak untuk berkomitmen bersama, buat kesepakatan-kesepakatan. Bahwa mulai dari sekarang dan seterusnya, Anda akan mulai memperkenalkan makanan-makanan yang sehat dan alami. Karena makanan alami ini lah yang sebenarnya banyak memiliki kandungan gizi dan zat yang dibutuhkan untuk kecerdasan, kesehatan, pertumbuhan bagi ananda.
  3. Buat kesepakatan dan perjanjian, kapan saja makanan yang biasa dimakan boleh ada tersedia di menu. Dan buat anak bersedia untuk mencoba bersama makanan baru yang ingin dicoba untuk dimakan. Jika merasa sulit, berjanjilah bahwa Anda tidak akan marah, membentak, kesal, dan lain-lain. Begitu juga anak, agar tidak marah, mogok makan, ataupun hanya meminta makanan lainnya yang biasa dimakan. Bantu anak untuk berjanji mau mencoba walaupun sedikit.
  4. Bantu anak untuk menanamkan terus menerus imajinasi terhadap makanan baru tersebut sebagai sesuatu yang enak, sehat, bergizi, dan memberikan dampak yang luar biasa bagi kesehatan tubuhnya. Gunakan semua indera anak, visualnya, auditorinya, kinestetiknya, perasanya, dan perabanya (VAKGO).
  5. Bantu di saat anak dalam kondisi rileks dan fokus, seperti ketika anak sedang menggambar, dibacakan buku cerita/dongeng, atau sebelum tidur dan sesaat terbangun dari tidur, berikan kata-kata motivasi sebagai sugesti dan afirmasi untuk anak. Tentu semua yang berkaitan dengan Self Worthnya, dan dikaitkan dengan makanan, kesehatan. Gunakan semua kata present time bukan past atau future time.
  6. Lakukan secara kontinyu dan konsisten, hingga terbentuk kesadaran-kesadaran baru, mindset baru tentang makanan berkaitan dengan kebaikan dan kemajuan atau kesuksesan dirinya, hingga terbentuk sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan baru anak juga Anda sebagai orang tua.
  7. Berikan pujian dan sentuhan kasih sayang ketika meski hanya kecil sekali atau sedikit, anak mengalami perubahan-perubahan baik. Beri layanan terbaik, hadiah, dan juga pelukan serta kedekatan, keakraban secara waktu dengan anak.
  8. Anak Anda adalah manusia penuh potensi, bukan yang tidak tahu atau tidak akan mengerti apa-apa. Jangan under estimate anak ya, mereka juga memiliki otak, dengan pikiran-pikiran cerdas dan canggihnya. Jangan Anda mengira hingga merasa bingung kata atau kalimat seperti apa yang harus disampaikan, gunakan pada umumnya. Jika tidak tahu menjelaskan ke anak dengan bahasa anak (menurut banyak orang tua), tidak apa tetap gunakan bahasa dewasa atau ilmiah. Anak Anda adalah manusia cerdas, ingat ya. Pikiran bawah sadar manusia memiliki potensi tidak terbatas. Yang terpenting sampaikan dengan perasaan aman, nyaman dan penuh kasih kepada anak. Dan anak juga merasa nyaman, mengerti apapun yang Anda sampaikan. Sesuaikan dengan kecenderungan kesukaan anak, apakah visual, auditory atau kinsetetik.

Tetap konsultasikan ke dokter dan psikolog, untuk mendapatkan diagnosa yang benar-benar valid. Karena bisa jadi memang ada gangguan secara fisiologis ataupun psikologis sehingga mengalami kesulitan dan gangguan makan ini.

Selamat mencoba dan berusaha yaa… Satu lagi yang terpenting adalah doa. Ingat ya, anak Anda hebat, cerdas, baik, dan mampu untuk berubah. Hentikan pikiran dan kata-kata Anda yang meragukan anak Anda sendiri atau yang buruk, negatif, men-down-kan anak. Hati-hati IMPRINT yaa…

Salam sayang,

Lusia P.

 

Apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling ?

Apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling?

 

Masih banyak diantara kita yang masih bingung atau belum memahami apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling. Penting untuk bisa membedakan kedua layanan ini ya. Agar tujuan dan harapan kita bisa terpenuhi ketika kita membuat janji untuk mendapatkan layanan profesional.

Konsultasi adalah sebuah interaksi antara konsultan dengan klien dimana, klien membutuhkan berbagai saran, informasi atau bimbingan serta nasihat berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan klien. Jika dalam layanan profesional kesehatan mental, maka ketika kita meminta waktu untuk berkonsultasi, maka yang akan kita dapatkan adalah bagaimana saran, nasihat serta pandangan-pandangan konsultan mengenai pertanyaan-pertanyaan dari kita.

Berbeda dengan Konseling. Konseling adalah proses interaksi antara Konselor dengan Klien, dalam bentuk interaksi percakapan, dimana klien terlebih dulu bisa melakukan konsultasi awal mengenai permasalahannya untuk dibantu. Masalah-masalah klien adalah yang berkaitan dengan keluhan pikiran dan emosi atau bersifat mental atau psikologis. Kemudian Konselor akan membantu Klien untuk mengadakan program konseling dengan jumlah pertemuan sesi sesuai dengan metode atau teknik psikoterapi tertentu yang digunakan, sehingga Klien bisa terbantu mencapai tujuan-tujuan mengatasi masalahnya.

Proses konseling, bukan sebuah proses pemberian saran dan nasihat. Hal ini bisa dilakukan, dengan metode dan tekik tertentu, sehingga klien sendiri mampu menemukan saran-saran dan nasihat-nasihat terbaik dari dirinya secara tidak langsung. Tujuan umum dari konseling adalah membantu dan membimbing Klien mampu secara pribadi sebagai individu yang unik dan berharga, dalam mengenali, memahami dan kemudian mampu menemukan, memahami serta memanfaatkan dan mengelola juga mengendalikan pikiran-pikiran dan emosi-emosinya dalam menghadapi atau menjalankan dan mengatasi tantangan-tantangan diri dan hidupnya.

Ya, konseling bertujuan membantu masalah klien, yang terbaik adalah dalam bentuk program yang tersusun dan terarah. Sehingga klien benar-benar bisa terbantu merasakan hasil sesuai dengan tujuannya. Sehingga ketika kita ingin mengambil layanan konseling, bukan konseling insidental yang hanya sekali dua kali dan selesai atau putus. Proses ini berkelanjutan dan memiliki target pencapaian bagi klien sesuai kebutuhannya dan tujuannya.

Klien harus memahami, bahwa tujuan dari Konseling secara umum adalah, agar Klien menjadi mampu dalam mengenali dirinya yang lebih baik lagi, sehingga mampu menemukan berbagai alternatif solusi dalam mengatasi tantangan-tantangannya, secara kreatif sebagai potensi atau kemampuan yang telah dimiliki klien itu sendiri. Klien menjadi mampu memahami dirinya lebih baik lagi, mampu membuat keputusan-keputusan dalam pilihan-pilihan hidupnya.

Jadi, sekarang kita sudah jauh lebih paham ya, tentang perbedaan Konsultasi dengan Konseling. Silakan memilih layanan yang tepat, dan sukses selalu ya….

Hipnoterapi Itu Diapain sih ?

Hipnoterapi itu diapain sih ?

Ada beberapa jenis layanan yang disediakan oleh kami untuk membantu berbagai keluhan psikologis, dianatranya adalah konsultasi, konseling, terapi dengan hipnoterapi, juga coaching. Untuk layanan sesi hipnoterapi, kami akan selalu menyarankan untuk hasil terbaik, efektif dan efisien adalah secara offline atau tatap muka.

Ketika klien menghubungi kami, untuk mendapatkan layanan hipnoterapi,beberapa diantaranya juga belum banyak mengetahui bagaimana sebenarnya metode terapi dengan hipnosis ini. Banyak diantaranya juga yang masih memiliki persepsi bahwa hipnoterapi seperti yang seringkali muncul dan ditonton di televisi atau platform hiburan lainnya. Juga beberapa yang belum tahu sama sekali. Penting sekali bagi klien untuk mengetahui lebih dulu layanan yang dibutuhkan. Bisa dengan browsing melalui platform pencarian seperti google, atau pun bertanya langsung dengan para petugas kesehatan mental yang profesional.

Berikut adalah gambaran ketika klien ingin mendapatkan layanan hipnoterapi.Hipnoterapi merupakan sebuah metode terapi, sehingga ketika klien menghubungi terapis melalui wa, klien akan melakukan beberapa tahapan berikut hingga datang bertemu secara tatap muka untuk melakukan terapi dengan tujuan terjadinya perubahan terhadap perasaan, pemikiran, perkataan, sikap dan perilaku serta kebiasaan :

1. Klien mengisi terlebih dahulu formulir atau intake form yang tersedia. intake form. Saat menghubungi terapis melalui wa atau telepon.
2. Klien bersama terapis melalui admin, menyepakati jadwal pertemuan untuk sesi layanan yang dibutuhkan.
3. Klien melakukan komitmen untuk hadir pada jadwal yang sudah disepakati dengan melakukan pembayaran di muka, melalui transfer.
4. Ketika klien hadir sesuai dengan jadwal yang disepakati, klien bersama terapis berbincang seputar keluhan-keluhan klien. Terapis akan bertanya, dan klien bisa menjelaskan, menceritakan atau curhat tentang keluhan-keluhannya selama ini.
5. Terapis menjelaskan seputar bagaimana hal-hal yang disampaikan bisa terjadi menjadi masalah atau hal yang mengganggu dan menghambat klien, serta apa itu hipnosis, bagaimana kondisi hipnosis yang sebenarnya secara saintifik dan sebenarnya, juga apa itu hipnoterapi dan apa saja yang akan dilakukan bersama saat sesi di ruang private.
6. Klien dan terapis bersiap untuk melakukan terapi, dengan azas bekerja sama mengatasi masalah atau keluhan klien. Karena sejatinya segala keberhasilan adalah hasil usaha dari klien, yang berniat dan berupaya sungguh-sungguh untuk berubah, dan mau secara komitmen menjalani rangkaian terapinya. Tentu doa yang sungguh-sungguh agar tercapainya keberhasilan terapi secara tuntas penuh keberkahan.
7. Terapis menyiapkan klien di kursi terapi (reclining seat), klien melakukan simulasi teknik hipnoterapi.
8. Terapis melakukan bimbingan untuk membantu klien masuk ke dalam kondisi rileksasi yang sangat dalam dan menyenangkan.
9. Terapis membantu klien mengenali emosi-emosi yang menjadi beban dan hambatan selama ini, dan dengan berbagai teknik terapi yang dikuasai oleh terapis, membantu untuk menuntaskan hambatan-hambatan tersebut.
10. Klien dibantu untuk kembali kepada kesadaran normal.
11. Terapis bersama klien mengevaluasi hasil dari sesi terapi.

Daaaan… selesai.

Demikian gambaran proses terapi yang akan dijalankan dalam sesi hipnoterapi ya…
Semoga membantu melengkapi dan ataupun meluruskan gambaran terapi yang teman-teman pikirkan atau persepsikan. Selamat berupaya, dan tetap terus semangat.

Ingat, tidak ada masalah yang tidak ada solusinya, sejauh yakin bahwa akan selalu ada jalan untuk mengatasi berbagai masalah. Karena Tuhan Maha Kaya, Maha Kuasa, Maha Baik dan Maha Penolong serta Maha Pengasih Penyayang. Jangan sungkan dan enggan untuk mencari tahu lebih lengkap dari sumber-sumber yang terpercaya.

Dan satu hal lagi, hipnoterapi tidak hanya sekedar untuk mereka yang bermasalah, namun hipnoterapi juga bisa membantu meningkatkan berbagai potensi, motivasi, serta mindset positif yang lebih kuat lagi. Hipnoterapi juga bisa amat sangat membantu meningkatkan kualitas atau kemampuan memori, IQ, fokus, konsentrasi (perhatian), kekuatan pikiran atau otak. Bahkan hipnoterapi bisa membantu untuk meningkatkan kualitas fungsi tubuh fisik. Atau sekedar untuk rekreasi menjelajahi kenangan-kenangan baik, positif atau sekedar membantu Anda memiliki jangkar relaksasi atau jangkar emosi tertentu yang dibutuhkan (anchoring).

Yuk, silakan dicoba…

Salam hangat, damai dan sayang…
Lusia P.

ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

Hari ini begitu luar biasa, seorang klien yang beberapa hari lalu menghubungi untuk dijadwalkan sesi hipnoterapi, karena mendapat referensi dari temannya yang pernah mengikuti IG Live saya bersama beberapa teman hipnoterapis lainnya.

Klien ini akhirnya yakin memilih saya di antara daftar hipnoterapis lainnya dengan tarif yang lebih murah lainnya karena tertulis hipnoterapis keluarga.

Klien ini adalah seorang gadis remaja, single, usia belia penuh talenta. Public figure, yang terus berjuang menapaki karir demi impiannya yang membuat hati bergetar.

Baru kejadian lagi setelah hanya 2 sampai mungkin 4 klien yang membuat saya brebes mili ketika saya menterapi klien.

Ketika klien ini dalam kondisi profound somnambulism, dan ter-regresi ke usia yang tergolong usia bayi, yaitu usia 1 tahun (dan ini belum pernah terjadi sejauh saya menghipno klien) saya cukup berjuang menahan air mata jatuh. Bahkan sampai ingin rasanya memeluknya.

Usai sesi hipno, saya dan dia terkejut melihat jam dinding. Ternyata sesi hipno itu menghabiskan waktu hingga 4 jam. Langit di luar rumah sudah sangat gelap. Dan artinya dia adalah klien ke 2 saya yang menghabiskan waktu hingga 4 jam setelah klien saya terdahulu lainnya usia 57 tahun dengan durasi 4,5 jam sesi hipno.

Sungguh sesi hipno yang begitu kompleks. Tidak bisa dipotong karena seperti seorang dokter yang membedah kemudian terjadi komplikasi namun tetap harus dibereskan dan dirapikan kembali, ditutup dan dijahit dengan baik.

Dengan lika liku perjalanan hidupnya bersama sang ibu yang sulit hingga saat ini serba ada, bahkan mewah, namun dia tinggalkan demi sehatnya psikisnya.

Klien ini memiliki cita-cita yang sangat kuat untuk memenuhi kebutuhan ibunya yang mewah yang terpenuhi dari jalan yang tidak tepat menurutnya.

Sungguh terenyuh hati ini. Bahkan saya pun mengagumi ibunya dengan sudut pandang saya sendiri.

Dari yang tak mampu menahan pandangan mata dengan saya, hingga seusai sesi, klien memeluk serta bercerita seolah ingin terus bicara tak ingin berhenti. Membagi memperlihatkan foto-foto anggota keluarganya, sampai ijin agar saya berkenan menjadi mama keduanya.

Anak yang manis, baik, cerdas, dan memiliki nilai-nilai yang luar biasa bagi saya. Saya begitu mengaguminya.

Sampai mobil onlen datang, dia mencium tangan, memeluk lagi, dan melambaikan tangan seraya sampai jumpa lagi (untuk sesi berikutnya).

Bahkan meminta doa agar ibunya juga mau diterapi, dengan biaya yang dia akan membayarnya.

Aah so sweet. Saya langsung jatuh hati. Mana di sangka seorang anak yang penuh luka oleh ibunya memiliki kekuatan hati seperti ini hingga saat ini.

Saya pun bercermin kembali.

Terima kasih Tuhan menghadirkan lagi klien lainnya yang begitu semakin membuat mekar hati dan bertumbuh jiwa.

💖💖💖

 

Image : <a href=’https://www.freepik.com/photos/mom-daughter’>Mom and daughter photo created by freepik – www.freepik.com</a>

MASIH ADA ORANG SEPERTI INI, DAN AKU BERTEMU DENGANNYA.

MASIH ADA ORANG SEPERTI INI, DAN AKU BERTEMU DENGANNYA.

Setiap bertemu klien, selalu saja mengagumi mereka. Jika seolah kita melihat mereka adalah orang-orang yang bermasalah, Saya tetap mengagumi mereka.

Kok bisa ?

Iya, banyak hal yang bisa aku kagumi.
1. Betapa mereka memiliki kesadaran akan dirinya yang membutuhkan bantuan akan kesulitan secara mentalnya (emosi dan pikirannya).

2. Betapa mereka begitu tangguh dan hebat menghadapi berbagai kesulitan yang dialaminya.

3. Kejutan-kejutan, keunikan-keunikan dan keajaiban-keajaiban yang muncul pada saat sesi hipnoterapi (saat klien dalam kondisi hipnosis/profound somnambulism) dan hasil-hasil di akhir sesi yang terjadi.

4. Latar belakang masing-masing klien, dengan berbagai profesi, dan peran yang dijalaninya.

Itu kira-kira beberapa hal diantara banyak hal lainnya.

Belum lagi, Saya banyak belajar dari mereka.

Klien yang satu ini adalah seorang dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang unik. Ayahnya seorang ahli teknologi senjata dari universitas di negara maju dan terkenal unggul serta populer untuk bidang pendidikan dan klien ini sendiri seorang ahli teknologi (bidang lainnya yang tidak bisa disebutkan), dan bersama ayahnya adalah owner dari sebuah perusahaan untuk intelijen strategi TNI AD.

Saat pre talk saja sudah membuat pikiran ini berebut kursi antara percaya dan tidak percaya. Apakah klien ini pencitraan, halu atau memang sungguh memiliki nilai-nilai dan kepribadian ini.

Mungkin ketika teman-teman membaca ini menduga memiliki kepribadian aneh, gila atau halusinasi….

Hehehe… Bukan! Nah, bisa jadi saya yang aneh. Klien ini memiliki kepribadian yang menurut saya istimewa dan aneh diantara orang-orang umum lainnya di sekitar lingkungannya.

Selama ini saya memiliki persepsi juga pengalaman dengan orang-orang yang bekerja di lingkungan seperti itu memiliki kepribadian seperti ini:
Keras
Kasar
Sombong
Jaga imej
Dll

Tapi, klien ini unik. Beliau masih sangat muda, sudah menikah dan kuliah lulusan dari negara yang terkenal akan kecanggihan dan keunggulan teknologinya dan ketika datang mengeluhkan betapa dia merasa butuh sedikit cuek, karena kepribadiannya yang sering merasa gregetan dengan tim nya yang dianggap kurang memiliki etos kerja yang baik.

Beliau ingin agar tim nya bekerja sungguh-sungguh, memiliki integritas, berbuat yang terbaik untuk keluarga, orang-orang yang disayang, serta bangsa dan negaranya. Open mind, cekatan, hati-hati, teliti, karena sifat pekerjaannya yang jika tidak melakukan etos kerja seperti itu akan membahayakan banyak sekali orang dan negara.

Belum lagi ketika bercerita betapa beliau ini begitu peduli dengan generasi penerus bangsa yang lemah akan kemandirian, ketangguhan, leadership skill seolah saya sedang bercermin.

Mengapa dan apakah ini sungguhan ada orang yang berada di lingkungan seperti itu memiliki pemikiran yang sama dengan saya yang aneh ini. Benarkah masih ada orang seperti ini?

Begitu klien memasuki kondisi hipnosis, ternyata sama dengan apa yang beliau sampaikan saat dalam kondisi kesadaran normal.

Saat selesai saya mengaku dengan semua pemikiran saya di awal tentangnya.

Kita tertawa bersama. Sungguh luar biasa dan merasa terhormat dipercaya oleh beliau memilih saya sebagai terapisnya.

Karena bagi saya ini sebuah hal yang mengejutkan ternyata beliau memilih saya sebagai terapisnya setelah browsing dan memilih diantara sekian banyak hipnoterapis di wilayah Cibubur lainnya, bahkan mereka lebih lama berpengalaman, dll. Menurutnya beliau tertarik akan berbagai program yang diinformasikan dalam website saya. Saya sendiri bertanya memang ada program apa ya yang tercantum di website saya? Sampai saya membuka website saya yang sebenarnya saya hapal isinya, namun saking ga percayanya. 🤭

Saya hanya bersyukur, merasa terhormat dan seperti biasa saya membatin, ini bukan kebetulan, ada hal yang Tuhan ingin saya belajar sesuatu atau banyak hal dari setiap yang dihadirkanNya di hadapan saya.

Bersyukur ternyata di negara tercinta kita ini ada yang begitu sederhana dalam pandangan saya namun memiliki nilai-nilai mendasar yang luhur.

Semoga masih banyak lagi orang-orang seperti beliau. Dan semoga cita-cita dan impian mulia beliau terwujud segera. Berharap saya bisa diikutsertakan dalam kolaborasi mewujudkan asanya. Saya merasa terhormat, bersyukur dan tersanjung jika terjadi. Aamiin…

💖💖💖

Image : <a href=’https://www.freepik.com/photos/globe-hand’>Globe hand photo created by rawpixel.com – www.freepik.com</a>

TIDAK PERLU SEMPURNA UNTUK PERCAYA DIRI

PERCAYA DIRI TIDAK PERLU SEMPURNA

Percayalah, tidak ada di dunia ini segala sesuatu yang sempurna. Karena sesungguhnya kita semua tahu itu yang sempurna hanyalah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Namun, pengetahuan ini bisa tidak secara tertanam menjadi program diri kita sehingga membuat kita bisa percaya diri.

Pikiran sadar kita bisa meng iya kan dengan pernyataan itu, tapi ternyata secara kenyataan sehari-hari banyak hal yang menunjukkan diri kita tidak percaya diri, seolah pernyataan hanya Tuhan Maha Kuasa lah yang Maha Sempurna itu tidak menjadi prinsip yang menghasilkan program diri.

Hal ini bisa dijelaskan karena program pikiran adanya di pikiran bawah sadar kita. Sehingga meski secara sadar kita mengambil prinsip tersebut, namun ada program di pikiran bawah sadar kita yang memiliki keyakinan bahwa diri kita bukanlah seorang yang cukup berharga, bukan seorang yang cukup memiliki kemampuan yang baik dan patut dibanggakan, sehingga diri kita menampilkan banyak hal menunjukkan kita tidak percaya diri.

Nah, oleh sebab itu, sangatlah penting untuk menyadari semua ini agar diri kita tetap mampu percaya diri. Bagaimana caranya ?

Kita perlu memahami lebih dulu, bahwa percaya diri adalah sebuah hasil dari pengalaman, pengetahuan dan menjadi memori yang menjadi program diri kita.

Pertama-tama sadari lebih dulu, makna percaya diri bagi diri kita itu apa sih ?

Apakah percaya diri itu;
– cantik, ganteng
– kulit putih
– rambut lurus
– kulit putih
– rangking 10 besar di kelas
– banyak teman
– bisa apa saja
– dll

Kalau kita memiliki kriteria ini semua dan ternyata hanya 10 persen saja kita miliki, maka bisa dipastikan konsep percaya diri ga akan pernah bisa secara baik kita miliki.

Walhasil kita akan stres, frustrasi dan depresi. Kenapa begitu ? Karena tidak ada satu orang pun memiliki secara lengkap hal itu semua.

Setiap diri kita akan memiliki minimal satu hal atau satu bidang yang kita merasa ga bisa atau mampu.

Misal saja, kita ga bisa membangun rumah sendiri, tidak bisa memperbaiki sepeda sendiri, tidak bisa memperbaiki komputer atau laptop sendiri, dll, dst.

Coba saja kita gali dan buat daftar apa saja yang kita tidak bisa.

Nah, jadi jelas yaa… Konsep tentang percaya diri bahwa harus bisa dan ahli dalam semua bidang, harus diubah.

Secara singkatnya adalah bahwa kita tidak akan pernah bisa sempurna tanpa adanya keterlibatan orang lainnya.

Kita akan menjadi sempuran oleh orang lainnya. Hal ini akan membuat diri kita tidak akan merasa cepat puas diri dan sombong, dan juga tidak akan membuat diri kita pun minder atau rendah diri.

Karena kita tahu tidak seorang pun yang sempurna tanpa orang lainnya.

Yang perlu kita lakukan, ketika kita merasa ‘kurang’ atau ‘tidak cukup baik’ maka artinya kita butuh orang lainnya.

Orang lain bisa menjadi pemberi arahan kita, tempat kita belajar, berkolaborasi, atau berlatih.

Yang penting untuk kita lakukan, ketika kita bisa melakukan suatu hal, atau ingin melakukan suatu hal, pastikan kita belajar dan terus melatihnya sehingga kita menguasainya.

Menguasai dan bisa atau kompeten sesuai kadar kita, ala kita dan menjadi cirinya kita.

So, be proud always yaa… Karena setiap kita unik, berbeda, memiliki kadar dan cirinya sendiri.

So, be happy becoming you not becoming another person.

Selamat terus menjadi pribadi sehat, menyenangkan, dan percaya diri.

Salam sayang dari jauh,
Lusia P., S.Pd., CPHt, CTH, CMMF,CNVT, CPNNLP.
IG @lusiapw
FB Lusia Pansilawatiningsih
Youtube Ruang Inspirasi Lusi
Kota WIsata Cibubur – WA 085701101997
💖💖💖

TES – KEBIASAAN LEKAS MARAH DAN MENGATASINYA

KEBIASAAN LEKAS MARAH DAN MENGATASINYA

Selama pandemi ini, banyak di antara teman, peserta webinar, dan mereka yang datang kepada Saya mengeluhkan sulitnya mengatasi kemarahan. Banyak diantaranya adalah para Ibu. Hal ini dikaitkan dengan kondisi pengasuhan anak-anak, di mana hingga saat tulisan ini dibuat, sekolah masih melakukan pembelajaran dengan daring (dalam jaringan) atau pembelajaran jarak jauh, di rumah.

Pandemi COVID 19 ini memang membuat kita meminimalisir mobilisasi kita, kecuali untuk hal-hal yang sangat penting saja. Hampir keseluruhan waktu, kita habiskan hanya di rumah saja. Menghindari kerumunan, dan bepergian jika tidak sangat dibutuhkan.

Dampak dari pandemi ini luar biasa sekali, tidak hanya kondisi ekonomi keluarga dan global, namun juga dampak secara kesehatan mental. Diantaranya karena berkurangnya bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada kegiatan sosial yang berjumpa tatap muka. Hal ini menimbulkan kebosanan, kejenuhan, stres, depresi, dan banyak hal lainnya. Sehingga hal ini juga memicu mudahnya kemarahan yang meluap dan meledak.

Namun, pada kenyataannya keluhan akan mudahnya terbakar amarah terutama pada ibu-ibu, juga banyak terjadi bahkan tanpa adanya pandemi ini. Bagi para lelaki kebanyakan, kemarahan disertai dengan tindakan agresi, kekerasan, dan merusak.

Anda bisa juga mengikuti TES KEMARAHAN ini, apakah Anda termasuk yang memiliki kebiasaan mudah marah atau hanya sesekali saja.

Berikut TES KEMARAHAN yang bisa Anda cek sebagai analisa awal Anda. Beri skor 1 terhadap pertanyaan yang Anda ceklis.

  1. Saya seringkali mudah merasa tersinggung.
  2. Saya mudah gelisah dan kesal.
  3. Saya seringkali bereaksi berlebihan dan tidak pada tempat dan waktu yang tepat.
  4. Saya sering mengatakan dan melakukan hal-hal yang kemudian Saya sesali.
  5. Kemarahan Saya mempengaruhi hubungan Saya, pekerjaan, dan atau studi secara negatif.
  6. Saya sulit mengekspresikan atau menyampaikan emosi saya selain kekesalan dan kemarahan.
  7. Saya mudah kesal dan marah saat di jalan (dalam perjalanan) berkaitan dengan berkendaraan, lalu lintas, dan lainnya.
  8. Saya cukup sering kasar secara verbal (ucapan atau perkataan).
  9. Saya beberapa kali dan sering menyerang seseorang secara fisik ketika marah.
  10. Saya melempar dan menghancurkan barang-barang, ketika Saya kesal atau marah.
  11. Membanting pintu, adalah cara Saya menunjukkan bahwa Saya marah dan kesal.
  12. Saya sering meninggikan intonasi suara Saya untuk menunjukkan bahwa Saya marah dan kesal.
  13. Ketika Saya marah, Saya sulit mengendalikannya untuk meluapkannya.
  14. Ketika Saya kesal dan marah, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa tenang, dan melupakan atau melenyapkan kekesalan dan kemarahan Saya.
  15. Saya sangat kewalahan oleh semua hal yang tidak dapat Saya kendalikan, dan itu membuat Saya sangat marah.
  16. Saya selalu cenderung menyalahkan orang lain.
  17. Saya sering menyindir.
  18. Saya selalu berpikir orang lain yang menyebabkan Saya kewalahan.
  19. Saya mendiamkan orang lain sebagai ekspresi kemarahan Saya untuk menghukum mereka atau orang lain yang Saya anggap salah.
  20. Saya marah terhadap diri sendiri karena merasa tidak pernah bisa melakukan hal yang sesuai dengan harapan Saya.

PENILAIAN :

0 – 4 = Marah adalah sesuatu yang jarang sekali Anda rasakan dan lakukan.

5 – 9 = Kemarahan adalah emosi sesekali yang Anda tampilkan sebagai wujud kekesalan terhadap situasi tertentu.

10 – 14 = Anda mudah sekali kesal dan marah, seringkali sulit mengendalikan dan mengatasinya.

15 – 20 = Anda membutuhkan terapi untuk mengelola, mengendalikan dan mengatasi kebiasaan Anda yang mudah sekali kesal dan marah.

 

TIPS MENGATASI KEMARAHAN 

  1. AMBIL JARAK, TINGGALKAN. Jika Anda sudah mulai merasa tidak nyaman, ‘panas’ hendak marah, Anda bisa pergi sejenak dari situasi tersebut. Hal ini bisa membuat pengalihan terhadap perasaan kesal dan marah Anda. Beri waktu sejenak untuk diri Anda berjarak dari situasi tersebut. Berpindahlah dari lokasi tersebut. Tenangkan diri Anda. Lakukan pengalihan dengan melakukan hal lain. Ketika Anda sudah mulai tenang, pikirkanlah kembali apa yang membuat Anda kesal dan marah. Apa sikap, perkataan dan perilaku yang dibutuhkan yang sesuai dengan harapan dan tujuan mendasar Anda dari situasi tersebut, yang terbaik bagi diri Anda dan lingkungan atau siapapun yang terlibat.
  2. ATUR NAPAS. Ketika Anda mulai merasa kesal, lakukan atur napas. Tarik napas secara mendalam melalui hidung, dan hembuskan perlahan dan halus melalui mulut. Saat Anda mengambil napas bayangkan kekesalan itu Anda tarik berupa uap hitam atau kelabu, kemudian seiring menghembuskan napas, bayangkan Anda membuang kekesalan dan segala emosi negatifnya melalui mulut berupa warna hitam dan atau kelabu keluar semuanya. Lakukan sebanyak 3 sampai dengan 5 kali.
  3. BERDOA, BERIBADAH. Anda juga bisa lakukan dengan bergegas melakukan ibadah, apakah itu berdoa di ruangan yang biasa Anda lakukan untuk berdoa, atau sebagai seorang Muslim/ah, bergegaslah ambil air wudhu dan sholatlah, berdoalah.
  4. SALURKAN. Salurkan kekesalan dan kemarahan Anda pada benda lembut di sekitar Anda. Anda bisa ambil bantal, boneka, plastisin, kertas, dough atau lainnya, untuk Anda bisa menyalurkan energi kekesalannya kepada benda-benda tersebut. Remaslah, atau jika Anda ingin memukulnya, pukullah dengan aman, hingga Anda merasa lega. Saat Anda melakukannya bayangkan semua emosi negatifnya Anda salurkan kepada benda-benda tersebut, kemudian singkirkan atau buanglah.
  5. MINUMLAH. Lekaslah ambil air minum berupa air putih, kemudian dengan doa, Anda minum seraya bayangkan, air minum tersebut membasuh kekesalan dan kemarahan Anda. Sambil mengusap dada 3 sampai dengan 5 kali usapan.

MELATIH DIRI MENGELOLA KEMARAHAN :

Berikut ini adalah latihan untuk Anda bisa mengelola perasaan dan emosi apapun terutama kekesalan dan kemarahan. Lakukan di saat Anda tidak kesal dan marah.

  1. CURHATLAH. Anda bisa menemukan seseorang yang Anda percaya untuk Anda bisa menceritakan kekesalan atau kemarahan Anda. Dengan mencurahkannya Anda secara tidak langsung sedang mengurai apa penyebab kemarahan, dan bagaimana Anda menilai permasalahan, penyebab kemarahan dan bagaimana Anda sebaiknya menyikapinya.
  2. TULISLAH. Menuliskan apa saja yang mungkin menjadi pemicu bagi Anda sehingga Anda mudah kesal dan marah. Apa bentuk pikirannya, ubahlah kepada pemikiran yang berdaya guna dengan cara melihat dari sudut pandang lainnya. Ambil dan gunakan kacamata yang berbeda dari yang biasa Anda gunakan dalam memandang persoalan tersebut.
  3. BERLATIH KESADARAN. Melatih kesadaran sangat penting bagi kita untuk dapat mengenali dinamika perasaan dan pikiran kita. Ketika kita melatihnya dengan rutin, tekun, sungguh-sungguh, maka kita akan mudah mengendalikan pikiran dan emosi kita. Lakukan dengan panduan yang tepat. Seperti meditasi olah napas, relaksasi fisik dan pikiran. Self Hypnosis juga sangat baik jika Anda bisa melakukannya. Anda bisa lakukan dengan duduk rileks, kemudian atur napas dengan ritme yang halus dan lembut. Ijinkan diri Anda rileks dan nyaman. Kenali pikiran Anda yang hadir dan kemudian lenyap berganti. Kenali dan rasakan emosi yang hadir dan hilang berganti. Kenali dan sadari bahwa semua itu hanyalah pikiran dan perasaan. Kenali siapa yang sedang mengenali dan mengamati. Lakukan dengan rutin, alangkah lebih baiknya dengan menemukan pemandu hingga Anda lebih terarah dan maju berkembang mencapai tujuan.
  4. HUBUNGI PROFESIONAL. Menghubungi para profesional di bidang manajemen kemarahan, mental sangat baik untuk Anda mendapatkan kemajuan yang signifikan. Tidak perlu malu dan rendah diri. Anda sedang merencanakan dan melakukan peningkatan kualitas diri yang akan berdampak pada hidup dan kehidupan serta masa depan Anda yang lebih cerah dan sukses.

Lusia Pansilawatiningsih – Family Counselor and Hypnotherapist

Sumber : Dari berbagai sumber dan pengalaman.

Join di kelas SELF THERAPY SAHABAT – Berlatih Kesadaran untuk Jiwa dan Mental yang lebih baik.