cinta

KETIKA KU JATUH CINTA

Ketika Ku Jatuh Cinta

Dedicated to siswa siswi kesayangan bapak ibu guru jenjang SMP, SMA.

Jatuh cinta ? Hmmm… berjuta rasanya. Bikin jantung berdebar, kadnag susah tidur, malas melakukan kegiatan, karena seluruh otak, pikiran, emosi fokus dan penuh dengan hanya ‘dia’ seorang.

Pengen selalu dekat, pengen selalu bisa komunikasi, pengen selalu bisa ketemu, dan seterusnya.

Ada yang gayung bersambut, ada juga yang bertepuk sebelah tangan.

Gimana siy kalo kena 1 rasa ini ? Jatuh hati, jatuh cinta ?

Gapapa, artinya kalian normal. Tugas perkembangan kalian berjalan baik. Syukuri rasa ini kalian bisa rasakan, alami.

Nah tantangannya adalah bagaimana cara menyikapi, mensiasati perasaan ini, agar tetap produktif ? Tetap memberi pengaruh positif, membuahkan banyak karya luar biasa yang mendekatkan kalian pada tujuan hidup, impian, harapan dan cita2 kalian.

Ada beberapa tips di bawah ini :

1. Ingatlah impian dan cita2 kalian. Bayangkan apa yang terjadi jika impian kalian tidak tercapai. Bila belum memiliki impian, target hidup. Buatlah dari sekarang. Pikirkan akibat terburuk dalam hidup yang kalian ga mau itu terjadi. Dan kalian bisa terhindar dari masa depan yang buruk hanya dengan tercapainya impian kalian.

2. Belajarlah untuk rileksasi, meditasi, self hipnosis, untuk membantu pikiran dan emosi selalu tenang dan fokus pada tujuan tercapainya cita2 kalian.

3. Ingatlah, jika kalian sayang pada diri sendiri, orang tua dan orang yang sedang kalian sayangi, cintai. Artinya buatlah diri kalian berharga, berkualitas, dan lakukan segala sesuatu yang terbaik buat orang2 yang kalian sayang, dan mereka sayang pada kalian.

Dengan terus menjaga hal tersebut, kalian tidak akan melakukan hal2 buruk terhadap mereka. Kalian akan selalu berusaha menjadi orang yang terus lebih baik.

4. Ingatlah nilai2 moral, ajaran2 atau prinsip2 agama yang kalian yakini. Takutlah pada TUHAN selalu. Agar jalan kalian dalam situasi seperti ini, tetap terjaga. Terjaga dan menjaga kehormatan diri, orang lain yang kalian sayang hormati, dan keluarga tentunya.

5. Ingatlah bahwa segala sesuatu dia dunia ini tidak ada yang kekal. Begitupun perasaan, emosi. Tidak pernah ada yang abadi. Rasa cinta, benci, sedih, sakit hati, rindu, terus saja akan berubah, naik turun bahkan bisa berganti bahkan tanpa kita rencanakan. Maka janganlah terlalu mengikuti perasaan, imbangi selalu dengan logika dan hati nurani. Sehingga ketika kalian merasa tersakiti tidak akan menjadi sangat sakit atau jatuh. Jangan lah terlalu mencinta ataupun membenci.

6. Selalu bangun komunikasi yang baik dengan orang dewasa yang kalian percaya kebijaksanaannya, moral dan nilai2 hidupnya. Ketika ada sesuatu yang menyesakkan dada, jangan dipendam, jangan biarkan dia menggerogoti diri kalian, sehingga menjadi sampah, busuk, dan menjadi bom waktu yang berefek buruk bagi diri sendiri. Maka ceritakanlah, jujurlah, dan selalu ingat akan prinsip selalu ada solusi baik. Kenekatan, akan selalu berakhir dengan penyesalan. Ketika hal itu terjadi kalian butuh energi yang sangat besar sekali untuk bangkit. Maka, sebelum itu terjadi, niatkan, setting jangan pernah ijinkan hal buruk terjadi.

7. Biasa saja. Hadapi segala sesuatu biasa-biasa saja. Menanggapi segala sesuati dengan berlebihan mengakibatkan mental yang tidak sehat.

8. Tetap dan semakin rajin beribadah, berdoa, dan belajar. Bila jodoh tidak akan kemana, percaya itu, yang dibutuhkan adalah kalian hanya butuh memantaskan diri. Dan yakin apapun yang Tuhan berikan adalah yang terbaik untuk kalian.

9. Pacaran bukan jalan terbaik menyalurkan rasa kalian. Menyambungkan rasa adalah dengan sikap dan tingkah laku terhormat. Berlaku baik, boleh memberikan perhatian, memghargai tapi belum saatnya untuk menjadikan hubungan yang terikat.

10. Raihlah cita2 mu lebih dulu. Wujudkan sgala cita2mu, maka itu yang akan menyelamatkanmu untuk mendapatkan orang yang kalian cintai dengan lebih indah, elegan, bermartabat dan penuh kehormatan. Ya, hanya dengan menikahinya, tanpa pacaran, kalian bisa menjadi orang yang berharga, terhormat. Mampu memafkahi hidupnya secara sah di mata Tuhan dan dihargai, direstui oleh masyarakat, lingkungan kalian.

Selamat menjalani masa indah ini ya… dengan sehat, penuh hikmah, wibawa dan prestasi2 cemerlang. Jadikan rasa itu penyemangat untuk berprestasi lebih lagi. Tunjukkan pada orang yang kalian cintai, bahwa ini lah aku, penuh dengan prestasi, layak kamu miliki kelak. 😉💪🏻🙏🏻

IG : @lusiapw
FB : Lusia Pansilawatiningsih
Youtube : Ruang Inspirasi Lusi
WA : 085701101997

JANGAN MINTA JATUH CINTA

LIRIK LAGU

Saya adalah seorang penyuka musik dan lagu. Ga banyak genre lagu yang Saya suka memang, paling suka adalah pop, pop rock, pop jaz, dan semua jenis lagu yang menurut Saya bisa dinikmati atau enak didengar.

Seringkali lirik-lirik lagu itu menjebak. Wah menjebak bagaimana ? Ya, menjebak pikiran bawah sadar dengan kalimat-kalimat atau kata-kata yang tidak memberdayakan, bahkan menjadi implant negatif. Seperti contoh, jangan minta jatuh cinta karena jatuh itu sakit. Meski lanjutan liriknya bagus ya, … lebih baik bangun cinta. Dan masih banyak lagi lirik-lirik lagu yang menyampaikan bahwa cinta itu menyakitkan, apalagi bila bertepuk sebelah tangan, berpisah, putus, itu amat sangat menyakitkan, dll. Intinya jadi baper sangat dan lebay, meminjam istilah remaja jaman now.

 

AWARENESS

Mungkin iya adanya, ketika Saya yang dulu, sebelum seperti sekarang menyetujui semua lirik lagu itu semua. Namun, bersyukur ketika beberapa tahun lalu lamanya, mulai mengenal dan memahami lebih dalam lagi tentang ilmu-ilmu dan pengetahuan tentang teknologi pikiran, NLP, The Law of Attraction, The Secret, how powerful kalimat positif dan negatif bagi kenyataan kehidupan yang akan kita alami, dll. Dan hingga sekarang kesadaran/awareness itu semakin kuat, untuk secara otomatis menyadari hal-hal yang berkaitan dengan ini.

 

KISAH CINTA

Ketika mendengar lantunan lagu-lagu tersebut, pikiran kemudian melambung jauh, dan mendarat di suatu peristiwa yang menghentakkan dan menyadarkan Saya dengan sangat, tentang perasaan-perasaan atau emosi-emosi yang menyertai pengalaman kisah cinta Saya. Saat itu Saya memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan dengan pacar saya. Yang mana dia satu-satunya, yang pertama dan ketika memutuskan jalan bersamanya bertekad harus berakhir dengan pernikahan dan menjalani hidup bersamanya hingga akhir hayat memisahkan. Hmmm… klise yaa hahaha…. Saya pun mengingat itu geli juga, tapi Saya menghargai pengalaman-pengalaman tersebut, Saya membangun kesadaran bahwa Tuhan mengijinkan semua itu terjadi pada hidup Saya sebagai bagian dari pembelajaranNya. Terima kasih Tuhan…

Kejadian itu membuat Saya begitu terpuruk, padahal Saya yang memutuskan. Saya merasa karena sudah sekian tahun kami bersama dan menurut Saya, bukan membaik hubungan kami malah semakin memburuk. Dan entah bagaimana ada satu momen yang membuat Saya seolah sadar dan seolah Saya bisa merefleksi perjalanan hubungan tsb. Mungkin akan lebih baik bagi kita masing-masing untuk berpisah. Dan ketika berpisah, mungkin masing-masing justru akan memiliki kehidupan dan pasangan yang jauh lebih baik. Namun, saat itu berminggu-minggu pun Saya penuh air mata. Bagaimana tidak, selama itu, Saya ga pernah bisa membayangkan hidup tanpa dia, ketika terbayang sedikit aja, Saya bisa mewek abis-abisan… Hahaha… lebay abiss…

 

TERHENTAK

Dan, seorang teman baik yang sedang dekat saat itu, dengan santai bilang, “Putus pacaran itu biasa, hampir semua orang pernah ngalamin, jadi biasa aja.” Dia bilang lagi “Perasaan itu kan ga kekal, hari ini bisa cinta, besok bisa sedih, bisa benci, bisa dst.”

Widiiih…. Tetiba logika Saya tersentak… Seolah kemudian itu masuk begitu dahsyat, diolah, karena logika langsung mengatakan IYA JUGA, BENER BANGET ya…Dari situ entah bagaimana cara kerjanya, Saya begitu benar-benar menerima, bahkan seolah IYA KAN MEMANG BENER BEGITU. “Ih, iya yaa… kok gue gini banget yaa…”, batin Saya.

Sejak itu, logika itu benar-benar terus mengiringi, menjadi bagian dalam diri Saya tentang menghadapi berbagai kisah dalam hidup Saya. Meskiiii…. Ga juga siih bener-bener begitu, ada laah beberapa saat mengalami hal-hal yang umumnya dirasakan individu lain pada umumnya.

Namun, satu hal. Hal-hal itu menjadi sebuah kesadaran Saya yang akan dengan cepat meng counter hal-hal seperti lirik lagu, curhatan teman, dll. Dalam waktu-waktu praktek Saya sebagai konselor dan hipnoterapis hingga saat ini pun, bagian diri Saya yang memiliki kebijaksanaan itu akan selalu menolak setiap kalimat dan curhatan tentang hal-hal yang disadari, itu tidak sama sekali memberdayakan, bila tidak bisa dibilang terlalu ekstrim, ga bener.

 

CINTA ITU INDAH

Jadi, buat Saya jaman dulu yang begitu mendewakan CINTA, semakin bijaksana memandang dan memperlakukan CINTA itu sendiri. Yaitu sebagai sebuah perasaan indah sama dengan hal lainnya, yang Tuhan anugrahkan pada setiap insanNya.

Saya tidak akan membahas kaitan CINTA dengan Tuhan karena akan berbeda pembahasannya, dan meluas, mendalam, akan berbeda nantinya.

Pada kesempatan kali ini, Saya sekedar membahas CINTA dalam kaitannya hubungannya antar individu. Saya hanya sekedar mengajak, pada seluruh pembaca artikel-artikel Saya di blog Saya ini. Agar bisa semakin ‘menjaga’ diri untuk tetap berdaya positif dan memampukan diri mencitpa, mengkreasi segala kenyataan kejadian hidup yang positif-positif sesuai dengan segala harap, doa, cita-cita dan impian.

Ingatlah, apa yang kita pikirkan, ucapkan, rasakan, semua adalah DOA. Nah, siapa yang ingin seluruh kejadian dalam hidup ini segalanya adalah yang sesuai dengan harapan-harapan indah kita ? Maka ubahlah mulai sekarang, bangun kesadaran untuk tetap terus menyadari apapun yang masuk ke dalam setiap indra kita adalah yang positif saja, segala hal yang kita inginkan, harapkan.

Ada ga siy orang yang berharap keburukan, bisa jadi ada ya… Nah, bila memang itu yang dharapkan, diinginkan, mungkin ada sesuatu kejadian dalam hidupnya, menjadi sebuah implant negatif yang akhirnya tanpa disadari segala hal buruk adalah baik bagi dirinya.

Singkatnya, apapun yang memberdayakan, membuat diri menjadi lebih produktif, ceria, banyak memberi dan kasih serta bermanfaat buat banyak orang, itu adalah kebaikan hidup. Kebajikan-kebajikan yang membawa diri kita pada surga Nya. Itu yang Saya harapkan terjadi dalam hidup Saya dan teman-teman pembaca setia semua. Demikian kenyataannya.

 

Selamat meng attract apapun kebajikan, bagi hidup Anda.

 

Sabtu, 8 Juni 2019, Cibubur.