Hikmah Stay At Home, Work & Learn From Home selama Pandemi COVID-19

Siapa sangka, bumi, dunia kita mengalami wabah ini. Sehingga mengharuskan kita untuk membatasi aktivitas kita ke luar rumah. Membuat kita untuk terus menyadari dalam menjaga kesehatan tubuh fisik, kebersihan diri, dan kesehatan, kepentingan bagi orang lainnya juga.

Corona memberi banyak sekali pelajaran. Paling tidak bagi Saya. Menjadi lebih banyak merenung, produktif meningkatkan diri baik secara pengetahuan seputar penyakit, kesehatan diri baik fisik dan mental, lingkungan dan banyak lainnya. Yang paling banyak adalah, Saya memiliki banyak sekali waktu untuk lebih mengeksplor diri sendiri. Banyaknya bermunculan ide, kreativitas, yang membuat semakin bisa enjoy dan happy di rumah saja. 

Lebih banyak waktu untuk berbagi meski melalui dunia virtual. Lebih peduli kepada dunia secara global, dan keluarga tentunya. Banyak momen-momen keakraban terbentuk dengan keluarga di rumah bahkan di luar rumah (baca dunia maya). Aneh dan lucu ya ? Nggak juga, hal ini memberi sebuah insight baru, bahwa kita sesungguhnya selama ini tidak berjarak. Yang membuat kita berjarak hanyalah pikiran, hati, emosi atau jiwa kita. Ketika kita terkoneksi melalui apapun, maka seluruh bulir energi mengalir menyentuh dan berinteraksi seperti aliran listrik dan magnet yang membuat koneksi secara magis. 

Ketika menyaksikan dunia, semakin bermunculan berbagai bentuk kreativitas yang sebelumnya, belum kita sadari bahwa hal itu bisa dilakukan. Bahwa kita mampu. Bahwa kita berharga dan diapresiasi banyak orang lainnya. Iya, sejauh vibrasi yang kita bagi adalah vibrasi kedamaian, kenyamanan dan keindahan. Kasih, cinta, ketulusan, berbagi…. 

Bahkan spiritualitas kita berkembang dengan begitu pesat. Semakin dekat atau ingin mengenal lebih dekat Sang Pencipta pandemi ini (oops hihihi…) yang bukan berarti Dia yang menghendaki ini terjadi. Namun, segala yang terjadi tentu dengan ijinNya, iyaa… sesuai dengan sistem yang Dia berlakukan pada alam semesta ciptaanNya ini. Kita sering mendengar dengan sebutan Sunatullah. 

Meski juga banyak keheranan yang didapatkan mulai dari awalnya banyak yang ga percaya kalau virus ini ada, sampai pada pemikiran bahwa ini semua adalah konspirasi. Bisa saja ini sebuah konspirasi sekumpulan atau jaringan orang-orang yang entah bagaimana karakternya, niatnya. Namun, tetap, bagi kita penghuni bumi yang menjadi bagian kecil sekali mungkin, tidak bisa lepas dari efek dan bekerjanya sistem alam ini. 

Lantas, apa yang bisa kita lakukan ? Do the best whatever you can do for yourself and your family, dan orang-orang terdekat di sekitar kita. Percayalah apa yang kita lakukan, memberi pengaruh sedikit banyak bagi lainnya. Karena pada dasarnya kita semu adalah satu dan terhubung. 

So, buat kamu sendiri apa sih hikmahnya ? Kadang sulit mengungkapkan melalui tulisan bagi Saya seorang pembicara. Saya bisa lebih mengalir dengan bercerita secara verbal ketimbang dengan tulisan. Bagi saya tulisan lebih membatasi kecepatan pikiran Saya dengan pilihan rangkaian huruf, kata, kalimat dan jemari yang menyusunnya ini. Hihiihi… 

So, stay healthy, stay strong, stay good yaa… be nice to yourself and others. 

Love ya… 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *