Uncategorized

Saya Menyukai Sesama, Bagaimana ?

“Saya ini manusia laknat Bu… Saya masuk neraka kan Bu ? Ini bukan kemauan Saya, Saya juga ga tau kenaa Saya begini dan seperti ini.” begitu ungkapan hati seorang pemuda usia 20 tahunan ketika menjumpai Saya. Bahkan pemuda ini ingin sekali menghilang, entah bagaimana. Pemuda ini tidak mau memikirkan hubungan-hubungan, apalagi menikah. Merasa hidupnya benar-benar tidak bisa dia nikmati. Bergelut setiap harinya memusatkan diri hanya pada pekerjaan, meskipun harus berjibaku dengan semua kecemasannya. Serangan panik pun seringkali dialami, hingga mual dan muntah-muntah di mana pun, kapan pun. Pemuda ini tidak menyukai film porno, pertama kalinya dia menonton ketika diajak dan ditawarkan oleh temannya. Hanya selintas saja dia melihat dan tidak melanjutkan. Namun secara fisik, fungsi reproduksinya berfungsi dengan baik dan normal. Ereksi setiap pagi dan dalam kondisi yang normal dan baik.

Kami sebagai hipnoterapis mempelajari bagaimana simtom yang dirasakan dan dialami pemuda ini muncul. Saya pun menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Meskipun berdasarkan teori yang telah teruji, namun tetap kami mengatakan BISA JADI hal tersebut berasal dari pengalaman-pengalaman masa lalu baik dialami secara visual, pendengaran, perasaan, pikiran, sehingga menjadi imprint. Imprint yang menjadi program di Pikiran Bawah Sadar membuat pemuda ini terdorong hanya menyukai sesama jenis saja. Kita hanya bisa mengeksplor secara murni, dengan membantu Klien itu sendiri mengakses Pikiran Bawah Sadarnya. Klien meniatkan dan mengijinkan dirinya untuk benar-benar masuk ke dalam kondisi trance yang sangat dalam, sehingga Klien dibantu oleh terapis bisa menemukan akar (emosi) penyebab simtomnya ini.

Dalam kondisi trance yang dalam, Klien ‘mendarat’ di lini waktu masa kecilnya di usia 4. tahun. Di mana dia sedang asik mencoba-coba mengenakan pakaian berupa dress kakaknya yang 5 tahun lebih dulu lahir. Sang kakak sedang sekolah, dan pemuda kecil ini, sedang asyik bermain sendiri sambil sekaligus mengenakan kerudung kakaknya.

Sang Ayah melihatnya, serta merta Ayahnya begitu kaget dan marah, mengangkat anak ini dengan membalikkan badannya, kaki di atas dan kepalanya di bawah, membuat pemuda dalam lini waktu di usia anak-anak ini menangis hebat. Ayahnya menyampaikan kata-kata yang menyakitkan, bahwa dia membuat malu orang tua, dan seterusnya. Ketika dibawa sampai ke Sang Ibu, Sang Ibu hanya meredakan amarah Sang Ayah dan meredakan tangisan anak ini. Anak ini merasakan ketakutan yang hebat, merasa tidak berdaya, tidak berharga, dan diperlakukan tidak adil. Si kecil ini merasa bahwa dia hanya sekedar bermain. Dia tidak bermaksud mempermalukan Ayahnya, Ibunya dan apapun yang dikatakan semua oleh Ayahnya. Beranjak remaja, pemuda ini seringkali di bully, dipukuli dan diejek dengan sebutan “bencong”. Pemuda ini tidak pernah sama sekali menceritakan setiap kejadian bully yang dialami, kepada siapapun. Sejak SD pemuda ini menyukai teman sebangkunya. Dan sejak itu pula pemuda ini mengalami masa-masa di bully oleh teman-teman sekolahnya.

Atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, atas ijin Allah SWT, dan atas hasil usaha dari pemuda ini sebagai klien dalam sesi terapi ini, semua dapat diproses dengan baik. Pemuda ini semakin merasa berdaya, percaya diri dan NORMAL tidak ada cacat dan gangguan sedikitpun dalam hal orientasi sexualnya.

Sebuah pelajaran dan hikmah berharga. Bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam mencipta. Setiap ciptaanNya begitu sempurna dan NORMAL. Sesuai dan selaras dengan semua sel dalam tubuhnya. Hanya kejadian-kejadian atau peristiwa dalam hidup individu yang membuatnya menjadi terganggu, tidak normal ataupun cacat atau rusak. Atau bahkan bisa membuatnya menjadi pribadi yang mulia, sukses, hebat, luar biasa.

Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membuat lingkungan yang sehat, aman dan positif bagi siapapun. Terutama dalam mengedukasi tentang betapa sangat memungkinkan segala MASALAH/KELUHAN bisa terbantu, bisa teratasi, bisa sembuh.

Salam hangat dan sayang, dari meja kerja klinik LaVanza Center Cibubur, sembari menanti klien berikutnya.

Tetap semangat menebar kebaikan dan solusi baik yaa….

Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor

Yuk, kuasai keterampilan sebagai Konselor.

Mengapa kita butuh menguasai keterampilan sebagai seorang Konselor? Memang bisa ya? Kan butuh pendidikan khusus, atau pelatihan khusus! Konselor itu kan profesi para guru BK atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang Psikolog, yaa, jadi kita ga perlu tahu tentang apa aja teknik-teknik konseling, apalagi menguasainya. Kalau kita memiliki masalah ke Konselor aja atau ke Psikolog aja.

Ada beberapa orang mungkin berpendapat seperti di atas. Saya secara pribadi, mengambil bidang studi Bimbingan Konseling, bukan sesuatu yang pure disengaja. Kala itu Saya mendapatkan undangan dari sekolah untuk mendaftar di Perguruan Tinggi tersebut, dan disodorkan untuk memilih jurusan yang sekiranya Saya minati. Saya amat berminat di bidang sains dan atau terapannya. Namun, berpikir, Why Not?!. Akhirnya Saya memilih jurusan yang ada di daftar tersebut yang tertulis jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.

Tidak berharap, Saya akan masuk diterima di jurusan tersebut, karena masih menginginkan kuliah mendalami bidang sains terapan. Namun, pada akhirnya Saya berkuliah di jurusan tersebut. Dengan berbagai kisah yang lumayan panjang kenapa akhirnya memutuskan berkuliah disana. Mungkin karena Saya seorang yang menyukai belajar, dan rasa ingin tahu tentang bidang itu pun sedikit banyak ada, Saya mengikutinya dengan penuh keseriusan. Selain, ada ‘dendam’ tersendiri untuk belajar lebih serius di jenjang ini.

Selama proses pembelajaran hingga lulus, Saya justru akhirnya merasa bersyukur Saya menjalani perkuliahan di bidang ini. Apalagi setelah lulus, kemudian bekerja sebagai keryawan eksekutif di bidang HRD, dan kemudian bisnis, dan berlanjut hingga hari ini sebagai seorang Ibu, Istri dan Hipnoterapis Profesional, sungguh sangat bermanfaat.

Hingga hari ini Saya memiliki pendapat dan pandangan, bahwa sesungguhnya keterampilan sebagai seorang Konselor sebaiknya dimiliki oleh setiap individu. Karena semua keilmuan dalam Konseling, amat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini yang membuat Saya begitu passionate  untuk menyebarluaskan, menularkan, dan kuat untuk bisa secara aktif membuka kelas-kelas untuk setiap orang mempelajari keilmuan ini.

Bagaimana tidak, di dalam keilmuan Konseling ini, kita harus mempelajari lebih dulu tentang Self beserta komponen lainnya. Kita harus mengenali tahapan-tahapan serta tugas-tugas perkembangan diri kita, sehingga kita juga bisa lebih memahami orang lain. Bagaimana hubungan yang sehat bisa terbangun, bagaimana menghadapi masalah-masalah, bagaimana menempatkan diri dalam kehidupan, lingkungan dan dalam setiap peran yang dimiliki. Di sini tentu Saya tidak ingin memakai berbagai istilah-istilah rumit yaaa….

Yang terpenting lagi lainnya adalah bagaimana kita sebagai manusia memahami dan menguasai teknik-teknik komunikasi inter dan intrapersonal. Dan lebih luas lagi bagaimana menerapkan berbagai teknik pengembangan diri untuk diri kita sendiri.

Nah, bagaimana menurut Anda? Pentingkah? Bagi yang merasa membutuhkan atau tertarik untuk mempelajari ini, silakan bisa menghubungi kontak yang ada di menu CONTACT ME yaa… Dengan senang hati Saya berbagi dan belajar bersama.

Andapun bisa menjadi Konselor, apapun profesi dan latar belakang pendidikan, di mana level pendidikan Anda, karena Anda adalah manusia. Kita belajar bersama dasar-dasar dan prinsip-prinsip menjadi individu yang sehat, dan bagaimana menjalani hidup bersama sebagai makhluk sosial dengan sehat pula.

Anda akan bisa membantu diri sendiri, orang lain, keluarga, bahkan mungkin lebih banyak lagi orang lainnya. Bagaimana bisa berkomunikasi secara mengena dengan pasangan, orang tua, anak, remaja, dan dalam pergaulan atau peryemanan. Bagaimana mengatasi konflik, perselisihan, perbedaan, kesenjangan antara harapan dan kenyataan dan lain-lain. Bersama-sama bergandeng tangan membangun masyarakat yang sehat mental; pikiran dan emosi. Plus, teknik-teknik lainnya untuk menjaga dan merawat serta menyembuhkan kesehatan mental diri sendiri.

Salam sayang dan sampai jumpa.

#meniccommunication #menjadijadikonselor #konselingitupenting #keterampilankonseling #counselingskills #ketrampilankonseling #hipnoterapi #hypnosis #hypnoticrelationship

Anakku Picky Eater dan Susah Sekali Mencoba Makanan Baru, Harus Bagaimana ?

Di era seperti saat ini, dimana sangat berlimpah makanan instan, dan penuh dengan bahan artifisal, gurih, manis, tidak natural atau alami, memang sedikit banyak memiliki dampak yang kurang sehat dan baik bagi manusia. Dampak baiknya adalah,

  1. Semakin mudah kita menemukan berbagai makanan dengan beraneka rasa yang mungkin sulit kita dapatkan dari bahan makanan alami.
  2. Semakin mudah bagi kita untuk menyiapkan makanan tanpa membutuhkan menghabiskan waktu dan tenaga lebih banyak.
  3. Semakin mudah menemukan makanan-makanan yang dibutuhkan di waktu-waktu dan tempat yang jika sebelumnya akan sulit untuk kita dapatkan.

Namun, dari beberapa dampak baik ini, ada pula dampak yang kurang sehatnya. Bagi para orang tua bekerja, seringkali untuk memudahkan mereka dalam memberi makan anak-anak, adalah dengan menggunakan berbagai varian makanan instan. Baik yang secara kemasan siap saji, seperti bubur instan, susu formula, dan lainnya, maupun dari bahan-bahan siap saji, seperti ayam olahan, beras olahan, sayuran olahan, dan seterusnya.

Ketika para orang tua terbiasa seringkali – meski mungkin tidak setiap hari atau setiap waktu – memberikan jenis-jenis yang non alamiah, membuat indra perasa anak terbiasa dengan rasa-rasa, tekstur dan jenis-jenis makanan yang non alami. Sehingga banyak diantara orang tua seringkali menemukan kesulitan ketika ingin membiasakan anak untuk kenal dan mencoba makanan-makanan yang banyak mengandung bahan dan jenis yang alami, seperti buah-buahan, sayuran, daging hewani, dan lain-lain.

Hal ini tentu secara kesehatan memberi dampak kurang baik, karena sumber zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia utamanya ada di bahan-bahan jenis makanan alami. Seringkali juga dijumpai karena hal ini, anak-anak mengalami stunting. Menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang/kronis yang terjadi dalam 1000 HPK. 1000 HPK adalah fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari). Pada periode inilah organ-organ vital (otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan atau lengan, kaki dan organ tubuh lainnya mulai terbentuk dan terus berkembang. Masa 1000 HPK adalah 270 hari dalam kandungan (9 Bulan), 730 hari pasca melahirkan (sampai usia 2 tahun).

Selain itu, banyak orang tua menjadi merasa kesulitan dengan situasi kondisi ketika anak berada bersama lingkungan umum seperti sekolah, acara keluarga, ketika berada di luar rumah untuk liburan, hiburan. Anak tidak mau makan apa-apa yang di luar dari kebiasaan yang mereka makan di rumah. Seringkali anak-anak seperti ini digolongkan sebagai anak Picky Eater.

Picky eater setidaknya bisa dibedakan menjadi 7 jenis berdasarkan perilakunya (sumber : primayahospital.com), yakni:

  • Regresor: anak dari awalnya lahap memakan semua jenis makanan tiba-tiba jadi pilih-pilih makanan pada usia tertentu
  • Pembenci rasa: anak hanya suka makan makanan yang tanpa rasa atau hambar, seperti susu murni, unsalted butter, sereal gandum dengan susu, dan biskuit
  • Penyuka minum: anak sangat sulit diberi makan makanan padat, hanya mau minum susu atau jus
  • Perasa tekstur: anak enggan makan makanan tertentu dengan alasan teksturnya, misalnya wortel dianggap terlalu keras, puding terlalu lembek, atau bakso terlalu alot
  • Pemuntah: anak selalu membuat gestur seolah-olah menahan muntah dengan menutup mulutnya atau justru sering muntah ketika makan sendiri ataupun disuapi
  • Pemilih bentuk: anak hanya mau makan makanan dengan bentuk sajian tertentu, misalnya sop dengan isian dipisah, tidak dicampur di satu mangkok
  • Pemilih warna: anak hanya mau makan makanan dengan warna tertentu

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua ketika mulai menyadari dan menemukan kebiasaan anak yang hanya mau makan makanan tertentu saja atau sulit untuk mau mencoba makan makanan baru, atau kesulitan makan dengan bentuk, rasa, tekstur yang berbeda dari kebiasaannya.

Kesadaran yang muncul dari orang tua sendiri merupakan sesuatu yang sangat baik dan penting. Bahkan jika anak-anak terbiasa diasuh oleh selain orang tua, atau ada bantuan dari pihak lain seperti nenek, atau pengasuh, suster dan lainnya, amat sangat dibutuhkan. Kesadaran ini yang nanti akan memudahkan orang tua untuk mau ikut berproses menjalani perubahan-perubahan menuju hasil perubahan yang diharapkan untuk anak.

Proses perubahan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani. Karena dibutuhkan :

  1. komitmen
  2. terbukanya pikiran dan perasaan
  3. kemauan atau motivasi untuk belajar dan berproses

Baik, sekarang jika orang tua sebagai orang yang utama dan penting dalam apapun perubahan anak yang diinginkan, para orang tua bisa mulai melakukan tahapan-tahapan ini. Begitu sederhana dan mudah seharusnya. Berikut tahapan-tahapan yang harus dilakukan :

TAHAPAN MEMBANTU ANAK YANG MENGALAMI KESULITAN ATAU GANGGUAN MAKAN

  1. Meminta maaflah kepada anak, bahwa selama ini Anda sebagai orang tua yang begitu sayang dan peduli padanya (anak) menyajikan, memberikan berbagai makanan yang kurang sehat bagi tubuhnya. Anda sebagai orang tua belum terlalu cukup memiliki pengetahuan terhadap makan-makanan sehat bergizi. Semua makanan yang diberikan boleh dimakan, namun seharusnya tidak sesering dan sebanyak yang selama ini diberikan, misalnya.
  2. Ajak anak untuk berkomitmen bersama, buat kesepakatan-kesepakatan. Bahwa mulai dari sekarang dan seterusnya, Anda akan mulai memperkenalkan makanan-makanan yang sehat dan alami. Karena makanan alami ini lah yang sebenarnya banyak memiliki kandungan gizi dan zat yang dibutuhkan untuk kecerdasan, kesehatan, pertumbuhan bagi ananda.
  3. Buat kesepakatan dan perjanjian, kapan saja makanan yang biasa dimakan boleh ada tersedia di menu. Dan buat anak bersedia untuk mencoba bersama makanan baru yang ingin dicoba untuk dimakan. Jika merasa sulit, berjanjilah bahwa Anda tidak akan marah, membentak, kesal, dan lain-lain. Begitu juga anak, agar tidak marah, mogok makan, ataupun hanya meminta makanan lainnya yang biasa dimakan. Bantu anak untuk berjanji mau mencoba walaupun sedikit.
  4. Bantu anak untuk menanamkan terus menerus imajinasi terhadap makanan baru tersebut sebagai sesuatu yang enak, sehat, bergizi, dan memberikan dampak yang luar biasa bagi kesehatan tubuhnya. Gunakan semua indera anak, visualnya, auditorinya, kinestetiknya, perasanya, dan perabanya (VAKGO).
  5. Bantu di saat anak dalam kondisi rileks dan fokus, seperti ketika anak sedang menggambar, dibacakan buku cerita/dongeng, atau sebelum tidur dan sesaat terbangun dari tidur, berikan kata-kata motivasi sebagai sugesti dan afirmasi untuk anak. Tentu semua yang berkaitan dengan Self Worthnya, dan dikaitkan dengan makanan, kesehatan. Gunakan semua kata present time bukan past atau future time.
  6. Lakukan secara kontinyu dan konsisten, hingga terbentuk kesadaran-kesadaran baru, mindset baru tentang makanan berkaitan dengan kebaikan dan kemajuan atau kesuksesan dirinya, hingga terbentuk sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan baru anak juga Anda sebagai orang tua.
  7. Berikan pujian dan sentuhan kasih sayang ketika meski hanya kecil sekali atau sedikit, anak mengalami perubahan-perubahan baik. Beri layanan terbaik, hadiah, dan juga pelukan serta kedekatan, keakraban secara waktu dengan anak.
  8. Anak Anda adalah manusia penuh potensi, bukan yang tidak tahu atau tidak akan mengerti apa-apa. Jangan under estimate anak ya, mereka juga memiliki otak, dengan pikiran-pikiran cerdas dan canggihnya. Jangan Anda mengira hingga merasa bingung kata atau kalimat seperti apa yang harus disampaikan, gunakan pada umumnya. Jika tidak tahu menjelaskan ke anak dengan bahasa anak (menurut banyak orang tua), tidak apa tetap gunakan bahasa dewasa atau ilmiah. Anak Anda adalah manusia cerdas, ingat ya. Pikiran bawah sadar manusia memiliki potensi tidak terbatas. Yang terpenting sampaikan dengan perasaan aman, nyaman dan penuh kasih kepada anak. Dan anak juga merasa nyaman, mengerti apapun yang Anda sampaikan. Sesuaikan dengan kecenderungan kesukaan anak, apakah visual, auditory atau kinsetetik.

Tetap konsultasikan ke dokter dan psikolog, untuk mendapatkan diagnosa yang benar-benar valid. Karena bisa jadi memang ada gangguan secara fisiologis ataupun psikologis sehingga mengalami kesulitan dan gangguan makan ini.

Selamat mencoba dan berusaha yaa… Satu lagi yang terpenting adalah doa. Ingat ya, anak Anda hebat, cerdas, baik, dan mampu untuk berubah. Hentikan pikiran dan kata-kata Anda yang meragukan anak Anda sendiri atau yang buruk, negatif, men-down-kan anak. Hati-hati IMPRINT yaa…

Salam sayang,

Lusia P.

 

Apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling ?

Apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling?

 

Masih banyak diantara kita yang masih bingung atau belum memahami apa perbedaan Konsultasi dengan Konseling. Penting untuk bisa membedakan kedua layanan ini ya. Agar tujuan dan harapan kita bisa terpenuhi ketika kita membuat janji untuk mendapatkan layanan profesional.

Konsultasi adalah sebuah interaksi antara konsultan dengan klien dimana, klien membutuhkan berbagai saran, informasi atau bimbingan serta nasihat berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan klien. Jika dalam layanan profesional kesehatan mental, maka ketika kita meminta waktu untuk berkonsultasi, maka yang akan kita dapatkan adalah bagaimana saran, nasihat serta pandangan-pandangan konsultan mengenai pertanyaan-pertanyaan dari kita.

Berbeda dengan Konseling. Konseling adalah proses interaksi antara Konselor dengan Klien, dalam bentuk interaksi percakapan, dimana klien terlebih dulu bisa melakukan konsultasi awal mengenai permasalahannya untuk dibantu. Masalah-masalah klien adalah yang berkaitan dengan keluhan pikiran dan emosi atau bersifat mental atau psikologis. Kemudian Konselor akan membantu Klien untuk mengadakan program konseling dengan jumlah pertemuan sesi sesuai dengan metode atau teknik psikoterapi tertentu yang digunakan, sehingga Klien bisa terbantu mencapai tujuan-tujuan mengatasi masalahnya.

Proses konseling, bukan sebuah proses pemberian saran dan nasihat. Hal ini bisa dilakukan, dengan metode dan tekik tertentu, sehingga klien sendiri mampu menemukan saran-saran dan nasihat-nasihat terbaik dari dirinya secara tidak langsung. Tujuan umum dari konseling adalah membantu dan membimbing Klien mampu secara pribadi sebagai individu yang unik dan berharga, dalam mengenali, memahami dan kemudian mampu menemukan, memahami serta memanfaatkan dan mengelola juga mengendalikan pikiran-pikiran dan emosi-emosinya dalam menghadapi atau menjalankan dan mengatasi tantangan-tantangan diri dan hidupnya.

Ya, konseling bertujuan membantu masalah klien, yang terbaik adalah dalam bentuk program yang tersusun dan terarah. Sehingga klien benar-benar bisa terbantu merasakan hasil sesuai dengan tujuannya. Sehingga ketika kita ingin mengambil layanan konseling, bukan konseling insidental yang hanya sekali dua kali dan selesai atau putus. Proses ini berkelanjutan dan memiliki target pencapaian bagi klien sesuai kebutuhannya dan tujuannya.

Klien harus memahami, bahwa tujuan dari Konseling secara umum adalah, agar Klien menjadi mampu dalam mengenali dirinya yang lebih baik lagi, sehingga mampu menemukan berbagai alternatif solusi dalam mengatasi tantangan-tantangannya, secara kreatif sebagai potensi atau kemampuan yang telah dimiliki klien itu sendiri. Klien menjadi mampu memahami dirinya lebih baik lagi, mampu membuat keputusan-keputusan dalam pilihan-pilihan hidupnya.

Jadi, sekarang kita sudah jauh lebih paham ya, tentang perbedaan Konsultasi dengan Konseling. Silakan memilih layanan yang tepat, dan sukses selalu ya….

Hipnoterapi Itu Diapain sih ?

Hipnoterapi itu diapain sih ?

Ada beberapa jenis layanan yang disediakan oleh kami untuk membantu berbagai keluhan psikologis, dianatranya adalah konsultasi, konseling, terapi dengan hipnoterapi, juga coaching. Untuk layanan sesi hipnoterapi, kami akan selalu menyarankan untuk hasil terbaik, efektif dan efisien adalah secara offline atau tatap muka.

Ketika klien menghubungi kami, untuk mendapatkan layanan hipnoterapi,beberapa diantaranya juga belum banyak mengetahui bagaimana sebenarnya metode terapi dengan hipnosis ini. Banyak diantaranya juga yang masih memiliki persepsi bahwa hipnoterapi seperti yang seringkali muncul dan ditonton di televisi atau platform hiburan lainnya. Juga beberapa yang belum tahu sama sekali. Penting sekali bagi klien untuk mengetahui lebih dulu layanan yang dibutuhkan. Bisa dengan browsing melalui platform pencarian seperti google, atau pun bertanya langsung dengan para petugas kesehatan mental yang profesional.

Berikut adalah gambaran ketika klien ingin mendapatkan layanan hipnoterapi.Hipnoterapi merupakan sebuah metode terapi, sehingga ketika klien menghubungi terapis melalui wa, klien akan melakukan beberapa tahapan berikut hingga datang bertemu secara tatap muka untuk melakukan terapi dengan tujuan terjadinya perubahan terhadap perasaan, pemikiran, perkataan, sikap dan perilaku serta kebiasaan :

1. Klien mengisi terlebih dahulu formulir atau intake form yang tersedia. intake form. Saat menghubungi terapis melalui wa atau telepon.
2. Klien bersama terapis melalui admin, menyepakati jadwal pertemuan untuk sesi layanan yang dibutuhkan.
3. Klien melakukan komitmen untuk hadir pada jadwal yang sudah disepakati dengan melakukan pembayaran di muka, melalui transfer.
4. Ketika klien hadir sesuai dengan jadwal yang disepakati, klien bersama terapis berbincang seputar keluhan-keluhan klien. Terapis akan bertanya, dan klien bisa menjelaskan, menceritakan atau curhat tentang keluhan-keluhannya selama ini.
5. Terapis menjelaskan seputar bagaimana hal-hal yang disampaikan bisa terjadi menjadi masalah atau hal yang mengganggu dan menghambat klien, serta apa itu hipnosis, bagaimana kondisi hipnosis yang sebenarnya secara saintifik dan sebenarnya, juga apa itu hipnoterapi dan apa saja yang akan dilakukan bersama saat sesi di ruang private.
6. Klien dan terapis bersiap untuk melakukan terapi, dengan azas bekerja sama mengatasi masalah atau keluhan klien. Karena sejatinya segala keberhasilan adalah hasil usaha dari klien, yang berniat dan berupaya sungguh-sungguh untuk berubah, dan mau secara komitmen menjalani rangkaian terapinya. Tentu doa yang sungguh-sungguh agar tercapainya keberhasilan terapi secara tuntas penuh keberkahan.
7. Terapis menyiapkan klien di kursi terapi (reclining seat), klien melakukan simulasi teknik hipnoterapi.
8. Terapis melakukan bimbingan untuk membantu klien masuk ke dalam kondisi rileksasi yang sangat dalam dan menyenangkan.
9. Terapis membantu klien mengenali emosi-emosi yang menjadi beban dan hambatan selama ini, dan dengan berbagai teknik terapi yang dikuasai oleh terapis, membantu untuk menuntaskan hambatan-hambatan tersebut.
10. Klien dibantu untuk kembali kepada kesadaran normal.
11. Terapis bersama klien mengevaluasi hasil dari sesi terapi.

Daaaan… selesai.

Demikian gambaran proses terapi yang akan dijalankan dalam sesi hipnoterapi ya…
Semoga membantu melengkapi dan ataupun meluruskan gambaran terapi yang teman-teman pikirkan atau persepsikan. Selamat berupaya, dan tetap terus semangat.

Ingat, tidak ada masalah yang tidak ada solusinya, sejauh yakin bahwa akan selalu ada jalan untuk mengatasi berbagai masalah. Karena Tuhan Maha Kaya, Maha Kuasa, Maha Baik dan Maha Penolong serta Maha Pengasih Penyayang. Jangan sungkan dan enggan untuk mencari tahu lebih lengkap dari sumber-sumber yang terpercaya.

Dan satu hal lagi, hipnoterapi tidak hanya sekedar untuk mereka yang bermasalah, namun hipnoterapi juga bisa membantu meningkatkan berbagai potensi, motivasi, serta mindset positif yang lebih kuat lagi. Hipnoterapi juga bisa amat sangat membantu meningkatkan kualitas atau kemampuan memori, IQ, fokus, konsentrasi (perhatian), kekuatan pikiran atau otak. Bahkan hipnoterapi bisa membantu untuk meningkatkan kualitas fungsi tubuh fisik. Atau sekedar untuk rekreasi menjelajahi kenangan-kenangan baik, positif atau sekedar membantu Anda memiliki jangkar relaksasi atau jangkar emosi tertentu yang dibutuhkan (anchoring).

Yuk, silakan dicoba…

Salam hangat, damai dan sayang…
Lusia P.

Apa itu Hipnosis, Hipnoterapi dan Hipnotis ?

Apa itu Hipnosis dan Hipnoterapi ?

Masih banyak di masyarakat yang masih belum mengenal, mengerti dan memahami Hipnosis dan Hipnoterapi dengan tepat. Sanagt disayangkan jika belum memiliki pengetahuan yang tepat, karena betapa bagusnya keilmuan ini untuk bisa dirasakan menfaatnya.

Berikut yang perlu diketahui tentang Hipnosis dan Hipnoterapi. Yuk, kita simak.

Definisi hipnosis terbaru menurut APA (American Psychological Association), Divisi 30 (Society of Psychological Hypnosis), 2014 adalah sebagai berikut : “Hipnosis adalah kondisi kesadaran melibatkan perhatian terfokus dan berkurangnya kesadaran periferal yang bercirikan peningkatan kapasitas respons terhadap sugesti (Elkins dkk, 2015, p.6). Dan definisi hipnoterapi (atau hipnosis klinis) adalah pemanfaatan hipnosis dalam penanganan masalah medis atau psikologis (p.7).

Kemudian menurut AWGI (Adi W. Gunawan Institute), mendefinisikan hipnosis sebagai kondisi kesadaran bercirikan pikiran sadar rileks, fungsi kritis analitis pikiran sadar menurun, disertai meningkatnya fokus dan konsentrasi, sehingga individu menjadi sangat responsif terhadap pesan atau informasi yang diberikan kepada pikiran bawah sadar (Gunawan, 2017). Dan definisi hipnoterapi, menurut AWGI, adalah terapi, menggunakan teknik atau metode apa saja, yang dilakukan di dalam kondisi hipnosis, untuk mencapai tujuan terapeutik (Gunawan, 2017).

Dan menurut IBH (The Indonesian Board of Hypnotherapy), “Hypnosis adalah tentang segala sesuatu yang terkait dengan pengetahuan tentang pemodelan kesadaran (Conscious Mind dan Subconscious Mind), fenomena Trance, kekuatan sugesti, dan berbagai teknik dasar untuk membawa seseseorang ke kondisi Trance.” Sedangkan “Hypnotherapy adalah tentang segala sesuatu yang terkait dengan kekuatan sugesti yang dapat menghasilkan efek terapeutik (penyembuhan), pada umumnya berbagai teknik terapeutik ini diadopsi dari pengetahuan psikologi. Dalam dunia Hypnotherapy terdapat setidaknya 2 pendekatan, yaitu pendekatan yang masih dipengaruhi oleh paradigma psikologi klasik, sehingga cenderung untuk melakukan intevensi ke masa silam, dan pendekatan yang didasari oleh paradigma psikologi positif (Positive Psychology), yang lebih berorientasi ke masa depan (empowerment). The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH) memilih untuk menerapkan prinsip pendekatan Positive Psychology, yang relatif sangat aman, dan dapat diterapkan hanya dengan beberapa teknik Terapeutik dasar, dengan hasil yang efektif.”

Nah, berikut adalah definisi beberapa istilah seputar hipnosis dan hipnoterapi:

  • Hypnotic (eng), Hipnotik (bhs); sesuatu yang menghasilkan efek Hypnosis.
  • Hypnotic State atau Kondisi Hipnotik; suatu keadaan atau situasi/kondisi dimana seseorang cenderung lebih mudah menerima sugesti, disebut juga dengan istilah : Hipnosa, Trance.
  • Hypnotist (eng); Hipnotist (bhs); operator (seseorang) yang melakukan proses Hypnosis.
  • Hypnotherapist (eng), Hipnoterapis (bhs); Hypnotist yang menerapkan hipnosis sebagai metode terapi untuk menghasilkan efek terapeutik.
  • Hypnotism (eng), Hipnotism (bhs); segala sesuatu yang terkait dengan Hypnosis

Sementara banyak juga Hypnosis diterjemahkan dengan Hipnotis, dan memiliki arti yang sama. Namun, belakangan lebih banyak digunakan untuk merujuk terjemahan dari Hypnotist, seseorang yang melakukan Hipnosis.

Saya sendiri sebagai praktisi Hipnoterapis (klinis), sering menjelaskan kepada para klien dan peserta pelatihan (pembelajar) bahwa Hipnosis merupakan kondisi kesadaran yang berkaitan dengan gelombang otak. Di mana gelombang otak tidak pernah selalu dalam frekuensi atau gelombang yang selalu sama setiap waktu. Ketika gelombang otak kita berada di frekuensi tertentu, memberikan dampak yang berbeda-beda. Seperti ketika kita sedang tidur, maka gelombang otak kita berada di frekuensi kurang lebih 0,5 hingga 8 Hz (menurut berbagai sumber) atau populernya di gelombang Theta dan Delta, kondisi kesadaran tidur. Sedangkan hipnosis adalah kondisi kesadaran ketika gelombang otak berada di frekuensi kurang lebih 6/8 – 14 Hz, yaitu kondisi kesadaran Alpha dan Theta, tubuh fisik dan emosi begitu rileks, begitu kreatif, memory dan fokus meningkat. Pada kondisi gelombang otak dan kesadaran berada disini, fungsi kritis/faktor kritis/lapisan kritis/area kritis atau filter, melemah/terbuka, sehingga dengan sangat mudah bagi individu menerima berbagai informasi, pesan, sugesti, nasihat. Pikiran bawah sadar terakses, terbuka. Sehingga mampu memberikan banyak sekali sumber bagi individu untuk perbaikan/perubahan/penyembuhan mentalnya, atau memberikan banyak sekali efek terapeutik yang dibutuhkan.

 

Sumber : reasearchgate.net

Singkatnya, Hipnosis adalah “kondisi pikiran di mana fungsi kritis pikiran begitu sangat rileks dan fokus, sehingga mudah untuk menerima berbagai informasi.” Sementara Hipnoterapi adalah “metode terapi dengan memanfaatkan kondisi Hipnosis, yang bertujuan untuk memberi dampak terapeutik yang dibutuhkan individu, demi kebaikan dan kemajuan hidupnya.” (Lusia P. 2023)

Dalam kondisi sehari-hari, fenomena hipnosis yang seringkali dialami setiap indvidu diantaranya adalah;

  1. Ketika kita sedang mencari sesuatu meski sesuatu tersebut di depan mata kita, seolah kita tidak melihatnya. Sehingga sulit menemukannya. Bahkan orang lain yang membantu mencarinya dengan mudah menemukannya.
  2. Ketika ada terasa perih, sakit karena ada luka di tubuh seperti tergores, teriris, memar, dll, namun seringkali merasakannya bukan tepat saat individu mengalami luka atau benturannya. Dirasakannya setelah dalam kondisi rileks seperti sedang mandi, atau mencuci, membasuh tubuh setelah sekian waktu lewat setelah terjadinya luka.
  3. Ketika suara di sekitar yang memanggil, dan lainnya, tidak terdengar meski jarak dengan sumber suara begitu dekat.

Karena kondisi pikiran berada di tubuh setiap orang, maka sesungguhnya sehari-hari setiap individu pernah dan seringkali mengalami kondisi hipnosis. Itulah sebabnya kondidi hipnosis adalah kondisi alamiah pikiran atau gelombang otak.

Bisa dikatakan hampir sebagian besar yang bertugas ketika kita bicara, bersikap, bertingkah laku, bertindak, mengambil keputusan, semua atas hasil kerja dari Pikiran Bawah Sadar kita. Bagaimana tidak, seluruh hal yang kita lakukan, adalah hasil dari hal-hal yang pernah kita pelajari dan telah terisntall baik dalam pikiran kita, yaitu di Pikiran Bawah Sadar kita. Bagaimana kita makan, minum, berjalan, mengendarai kendaraan, sebagai contoh program-program pikiran kita. Kita tidak perlu mengkrtitsi, menganalisa, melogikakan kegiatan sehari-hari kita, seperti makan, berjalan, minum, mengoperasikan alat-alat teknologi, mencuci, membasuh, mandi, dll, dst.

Hanya ketika kita sedang melakukan kegiatan yang dibutuhkan logika, analisa, kritisisasi, kemauan, di situlah Pikiran Sadar kita bekerja.

Begitu besarnya fungsi Pikiran Bawah Sadar kita dalam keseharian hidup kita, karena di sanalah semua fungsi program pikiran, kepribadian, nilai dan prinsip-prinsip keyakinan tersimpan dan bekerja. Maka tidak heran, terapi diri menggunakan Hipnoterapi begitu efektif membantu kita. Karena terapis bekerja sama dengan klien dengan (bantuan) melalui Pikiran Bawah Sadar klien. Bahkan, ketika kita mampu mengenali cara kerja pikiran kita, kita mampu melakukan perbaikan-perbaikan, perubahan-perubahan terhadap diri kita sendiri. Dibutuhkan pengetahuan, keilmuan dan keterampilan yang mencukupi untuk memampukan diri kita sendiri melakukan terapi terhadap diri sendiri.

Begitu besar manfaat metode hipnosis ini dalam bidang terapi, sehingga sangat penting pemahaman yang benar dan tepat tentang hal ini. Dan sangat penting agar pemahaman yang benar dan tepat ini dapat diketahui oleh lebih banyak lagi masyarakat.

Silakan bisa dibagi untuk banyak orang lainnya artikel ini. Semoga bermanfaat dan bisa membantu. Demikianlah kenyataannya.

Salam hormat dan hangat,

Lusia P.

POLA ASUH VS PERKEMBANGAN JAMAN

Pola Asuh VS Perkembangan Jaman

Ada sebuah pesan luar biasa yang patut kita renungkan dan rumuskan kemudian kita praktikkan, dari sahabat Rasulullah SAW, Ali Bin Abu Thalib “Didiklah anak sesuai dengan zamannya karena mereka hidup pada zamannya bukan pada zamanmu”

Kalau kita sering mendengar, beda yaa anak jaman sekarang dengan anak jama dulu, dan jaman kita. Begitu seringkali komentar dari para orang tua yang mungkin bisa digolongkan usia kelahiran 1980 an ke atas.

Di era tahun 50 an sd 80 an istilah POLA ASUH mungkin masih menjadi sebuah frase yang jarang terdengar intens. Seolah anak-anak di era tersebut bertumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Sebagian besar ortu pada masa itu cenderung hanya memberi makan, pakaian, membiayai sekolah, dan les-les yang umumnya bisa dikenali; ngaji, belajar menguasai alat musik seperti piano, gitar, dan biola.

Jika menganalisa tentang pola asuh orang tua atau keluarga. Pada jaman-jaman tersebut, hampir secara penuh dilakukan atau anak-anak mendapatkannya dari orang tua, keluarga. Kemudian ditambah pengaruh perkembangan pola pikir adalah dari lingkungan seperti pertemanan, lingkungan permaianan, sekolah dan guru.

Jauh sangat berbeda dengan masa sekarang, terutama era 90 dan 2000an di mana pola asuh sudah semakin meluas, anak-anak mendapatkan pola asuh juga dari gadget, dari dunia internet dan media sosial, atau kita sepakati istilah dunia ini adalah dunia internet.

Masa kini, gaya pengasuhan orang tua pun dipengaruhi sangat besar oleh internet. Sehingga sejak usia sangat dini pun anak-anak mereka banyak sekali terpapar dengan dunia internet.

Saya sebagai seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari juga praktik sebagai konselor dan hipnoterapis keluarga, semakin merasa sedih. Menjadi sebuah peringatan besar bagi kita, tentang situasi dan kondisi anak-anak dan orang tua di jaman sekarang ini.

Bagaimana tidak, kondisi anak-anak sekarang, kurang lebih pun hasil dari generasi-generasi sebelumnya, apakah Anda setuju ? Dan pada akhirnya ini adalah tanggung jawab besar kita bersama.
Bukan berarti sedikit sekali anak-anak yang berprestasi dan bertumbuh kembang dengan baik, luar biasa. Namun, ada hal-hal di bagian lainnya yang perlu juga perhatian kita bersama.

Dibutuhkan sinergi yang kuat dan frekuensi yang intens antar berbagai pihak dan lembaga, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, baik formal maupun non formal, para profesional di bidang pendidikan dan kesehatan baik mental maupun fisik, keluarga sebagai unit atau lembaga terkecil masyarakat dimana menjadi akar atau titik pangkal utama dalam masyarakat besar, bangsa, dan keseluruhan aspek dan lembaga terkait.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, dari website kemkes, disampaikan bahwa lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi, dan terjadi lonjakan hingga 32% pada tahun 2021, disampaikan oleh liputan6.

Sampai hari ini Saya masih menangani kasus anak dan remaja yang mengalami depresi dengan kasus berbagai usaha percobaan bunuh diri, usia terkecil di rumah praktik Saya adalah usia 12 tahun.

Hal ini sungguh sangat menyedihkan. Bisa diintisarikan hampir semua penyebab dari keluhan mental anak dan remaja ini adalah dari pola asuh orang tua dan keluarga serta lingkungan yang kurang kondusif terhadap tumbuh kembang psikologis anak dan remaja kita.

Hal ini butuh perhatian kita bersama untuk bisa disadari dengan penuh hormat dan kesungguhan untuk memperbaiki bersama. Bahwa banyak di kalangan orang tua yang juga butuh untuk penanganan intens dalam menyembuhkan luka-luka batin, luka pengasuhan, dan untuk memperbaiki serta meningkatkan masing-masing pribadi dalam berhubungan dengan anak dan remaja.

Bagaimana ketrampilan komunikasi yang baik, bagaimana mengenali karakter diri dan kemudian karakter anak, bagaimana memandang diri dan kehidupan, sehingga kedewasaan, kematangan serta kebijaksanaan menjadi bagian setiap pribadi masyarakat Indonesia.

Bahkan nilai-nilai luhur bangsa, nilai-nilai mulia agama dan spiritual, terutama TAUHD agar lebih dikuatkan dikokohkan. Anak- anak bukan menjadi penyaluran ambisi orang tua ketika mereka disekolahkan di sekolah-sekolah berbasis agama, pesantren, dan lainnya. Dan bagaimana teladan itu jauh lebih sangat baik. Mendidik anak dengan teladan, dengan penuh kejernihan dan kebeningan hati, inti agama yang penuh welas asih, kearifan kebijaksanaan, dan TAUHID yang paling utama.

Sehingga tidak ada lagi anak-anak dan remaja yang bahkan membenci agama dari orang tuanya sendiri. Menimbulkan kecemasan, rasa insecure, dan lainnya. Yang banyak saya tangani dalam rumah praktik Saya. Bukankah agama itu jalan, untuk mengenal dengan sebenar-benarnya Tuhan, Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang, sehingga mampu mengingatNya penuh cinta, damai, muthmainnah.

Public figure, tokoh masyarakat, figur-figur otoritas seperti guru, para pemimpin, tokoh idola, orang tua diharapkan menjadi orang-orang pertama yang berubah signifikan dalam mencapai perubahan ini. Berharap semakin banyak bermunculan komunitas-komunitas dan organisasi-organisasi kegiatan bagi anak dan remaja yang bisa mendukung hal ini, diprakarsai oleh pemerintah dan berkolaborasi dengan non pemerintah lainnya.

Sehingga kita semua tanpa kecuali, bisa menyikapi dan memperlakukan setiap anak dan remaja seperti anak kita sendiri, welas asih, empati, pengertian, adil dan berjalannya pola membimbing dan mendidik dalam sikap-sikap dan pola pikir, pola mental setiap kita.

Bukankah bangsa yang kuat adalah bangsa yang mementingkan kebersamaan? Berharap tidak akan ada lagi para orang tua yang menghakimi anak dan remaja seperti bukan anaknya sendiri, diperlakukan seolah tidak berharga dan sama-sama sebagai manusia. Tidak ada lagi perlakuan terhadap anak dan remaja seolah mereka tidak punya hati dan harga diri. Namun bukan berarti memanjakan sehingga mereka sulit mampu mandiri, bertanggung jawab, penuh inisiatif dan kuat secara fisik dan mental.

Yuuk, para orang tua kita ‘bersih-bersih’ luka dan imprint yang merugikan diri dan anak-anak serta keluarga kita. Yuk bersahabat dengan dunia kesehatan mental karena hal ini amat sangat penting peranannya dalam pendidikan karakter juga. Bersahabat dengan para fasilitas layanan kesehatan mental.

Salam hangat dan sayang,

Lusia P., S.Pd., C.M.Ht.
Family Counseling and Hypnotherapy of LaVanza Learning and Therapy Center, Cibubur.
085701101997 – IG @KonselingHipnoterapiKeluarga IG @lusiapw

Kesehatan Mental; Keluhan Mental, Sakit Jiwa, Gila ???

Masih banyak sekali pemahaman yang kurang tepat terhadap stigma sakit jiwa. Perlu diketahui bahwa sakit jiwa memiliki banyak sekali spektrumnya. Bagaimana sih sebenarnya pemahaman yang tepat ?

Begini, diri kita terdiri dari 2 bangunan tubuh; yaitu tubuh fisik (raga) dan tubuh mental (jiwa). Keduanya begitu saling terhubung dan saling memengaruhi dengan sangat kuatnya. Kedua bangunan tubuh ini sangat penting bagi kita. Itu lah sebabnya kita butuh untuk bisa menjaga dan merawat kedua bangunan tubuh ini. Tidak hanya sekedar menjaga dan merawat tubuh fisik saja dengan makan, olahraga, tidur yang cukup, dan lain-lain. Namun, kita juga butuh untuk menjaga dan merawat tubuh mental kita dengan baik, seperti berpikir positif, menjaga perasaan dan hati untuk damai, tenang, bahagia, dan seterusnya.

Nah, ketika tubuh fisik kita merasa kurang baik, seperti mengalami kelelahan, pusing, pegal-pegal, bersin-bersin misalnya, kita pasti akan segera secara sadar membantu agar tubuh fisik kita kembali nyaman kan ? Kita cepat-cepat beristirahat, minum vitamin dan obat-obatan sederhana lainnya seperti mungkin minum penghilang nyeri, sakit kepala, dan flu. Juga mengasup banyak makanan yang bernilai gizi tinggi, minum vitamin, juga misalnya melakukan pijat, atau sekedar beristirahat di tempat tidur hingga bisa tidur beberapa waktu dengan lelap. Ketika tidak juga berangsur pulih, kita segera terpikirkan untuk menghubungi dokter bukan ? Membuat jadwal untuk bertemu, untuk mendapatkan pemeriksaan, dan mendapatkan resep obatnya, agar kita bisa segera pulih kembali dan bisa berkegiatan kembali dengan normal. Hingga kita menghubungi dokter (bantuan profesional) karena kita tahu bahwa kita membutuhkan tubuh fisik kita untuk sembuh, butuh cara, terapi agar sembuh. Dengan bantuan obat-obatan yang diresepkan dokter.

Demikian juga ketika kita merasa bingung, sulit tidur, merasa stres, semangat dan motivasi menurun, dan lain-lain dan seterusnya, kita seringkali memikirkan cara untuk membuat diri bisa bersemangat dengan melakukan cara-cara yang kita biasa lakukan. Misalnya dengan curhat, bepergian untuk sekedar refreshing, tidur, dan seterusnya. Namun, ketika kita merasakan semua gejala tersebut atau semua simtom itu tidak kunjung teratasi atau menghilang, sadari, bahwa artinya mental kita pun sedang butuh bantuan profesional. Segera hubungi konselor, psikolog, psikiater atau terapis kesehatan mental lainnya seperti hipnoterapis, psikoanalis, dan terapis psikologi lainnya. Apa bedanya dan kesamaan mereka, bisa membaca artikel tentang ini disini ya…

Jadi sahabat, kesehatan mental sangat penting juga sama hal nya dengan kesehatan tubuh fisik kita. Ketika kita merasa gejala-gejala secara pikiran dan emosi mengalami keluhan-keluhan yang mengganggu dan menghambat keseharian atau produktivitas kita, maka segeralah menghubungi para profesional kesehatan mental. Jangan lagi berpikir bahwa ini hal biasa, atau malah malu karena khawatir dengan persepsi yang kurang tepat bahwa kita mengalami sakit jiwa yang umum dipakai masyarakat dengan istilah GILA.

Kita cek juga definisi kesehatan mentalnya yuk. Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya.

Yess, kesehatan mental sangat berkaitan dengan kesadaran, di mana pusat kesadaran itu ada di otak kita. Meski secara spiritual (lebih jauh dan dalam) pusat kesadaran ada di suatu relung batin terdalam setiap individu yang telah mengenal hakikat dan sejatinya diri. Kesadaran merupakan pusat kendali yang berhubungan dengan kendali pikiran dan emosi (perasaan). Sehingga ketika kesadaran kita sehat, maka kita bisa dengan sangat baik mengendalikan pikiran dan emosi kita yang sangat dibutuhkan untuk menjalani berbagai peran dalam setiap aspek kehidupan dan keseluruhan hidup dengan sehat dan baik. Ketika jiwa atau mental kita (pikiran dan emosi) kita sedang mengalami kesulitan, tentu akan memengaruhi pula kesehatan tubuh fisik kita. Dan akhirnya memengaruhi produktivitas kita baik secara pribadi maupun sosial.

Kemkes RI menjabarkan kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain. Sebaliknya, orang yang kesehatan mentalnya terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk. Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. (https://promkes.kemkes.go.id/pengertian-kesehatan-mental).

So, jangan lagi meremehkan hambatan-hambatan mental kita ya… Ber segera lah hubungi para konselor psikologi, atau psikolog. Dan ketika kita merasa sudah memengaruhi tubuh fisik, segera hubungi para psikiater (dokter spesialis kejiwaan) dan secara paralel segera lakukan terapi, buat janji dengan para terapis kesehatan mental, seperti para hipnoterapis (terapis yang membantu memulihkan kondisi pikiran dan emosi yang menghambat dengan metode hipnosis untuk bisa membantu kita melalui pikiran bawah sadar kita, di mana di sanalah gudang dari semua program emosi, pikiran, yang memengaruhi persepsi, keyakinan, cara pandang dan segala hal berkaitan dengan kepribadian, cara berbicara, kemampuan komunikasi, bersikap dan bertindak/kebiasaan) atau para terapis psikologi lainnya, dengan segala pengetahuan dan keterampilan yang mereka kuasai masing-masing.

Kalau kamu merasa bahwa Kesehatan Mental merupakan hal penting yang perlu diketahui kita semua, ikutan yuk, berpartisipasi dalam edukasi tentang Kesehatan Mental lebih massive lagi. Kamu bisa share artikel ini, berempati kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan secara mental, serta mengajak lebih banyak lagi orang untuk memiliki pengertian serta persepsi yang lebih baik lagi terhadap mereka yang sedang mengalami kesulitan mental. Dukung mereka, sarankan untuk segera menemui para profesional kesehatan mental terdekat.

Terima kasih ya jika tergerak untuk berpartisipasi aktif. Terima kasih juga sudah mengunjungi dan membaca artikel ini. Silakan tuliskan di kolom komentar untuk bertanya seputar kesehatan mental dan yang berkaitan, atau jika membutuhkan tulisan lain untuk bisa saya share sebagai artikel di menu blog website ini.

Salam sayang, Lusia P. 💖🤗

Tenaga Bantuan Profesional Kesehatan Mental

IT'S OKAY WHEN YOU FEEL NOT OKAY

Dear sahabat, bagaimana kabarnya? Pernahkah kamu merasasedang ga baik-baik aja? Dan kamu bingung mau cerita dan mendapatkan solusi kemana.

Kamu coba cerita ke teman, diary, orang tua, sahabat, pasangan, ga juga bikin kamu merasa terbantu. Ga bisa semuanya disampaikan dengan benar-benar lega, puas.

Kamu coba browsing bagaimana cara agar kembali baik, cari tahu saat ini apa sebenarnya yang sedang dialami, dan apa saran dari g**g*e.

Semua ini malah membuat kamu semakin bingung, mau ke mana, harus apa dan bagaimana. Sebaiknya yang harus dilakukan adalah mencari bantuan profesional, tapi kamu bingung, bantuan profesional yang mana.

Nah, mungkin postingan ini bisa memberi pencerahan buat kamu untuk memilih bantuan profesional yang sesuai dengan kebutuhan kamu ya. Untuk saran terbaik di mulai dari mana boleh juga kamu dm untuk cerita, curhat atau sekedar ngobrol, diskusi, bahkan konsultasi juga boleh.

Semoga bisa membantu ya. Terima kasih atas like ❤️ nya, komennya 💬, save 📩 jika mungkin suatu saat dibutuhkan untuk dibaca lagi, dan share ↗ nya mungkin ada teman-teman yang membutuhkan atau kamu sorang influencer 🗣 atau yang juga suka menginformasikan menyuarakan, peduli tentang Kesehetan Mental.

Salam semangat selalu, You Are Not Alone...
Salam hangat,
❤️

#kesehatanmental #bantuanprofesional #tenagaprofesional #psikolog #psikiater #hipnoterapis #konselor #lusiahipnoterapiskeluarga #konselinghipnoterapiskeluarga #cibubur #jakarta #bogor #depok #bekasi 

KONSELOR : 

Tenaga bantuan profesional kesehatan mental melalui jalur pendidikan formal strata 1 Bimbingan dan Konseling, kemudian melanjutkan pendidikan profesi atau sertifikasi dengan spesifikasi bidang masing-masing seperti, Konselor Keluarga, Pasangan, Karir, Kecanduan Obat-obatan Adiktif, dan lain-lain. Ataupun melanjutkan strata 2 dan seterusnya.

Para Konselor bertujuan untuk membantu individu dalam memahami dirinya, sehingga mampu untuk mengatasi hambatannya, menemukan alternatif solusi serta memutuskan pilihan yang terbaik terhadap hal yang menjadi perhatian atau masalahnya secara umum yang berkaitan dengan diri pribadi (termasuk karakteristik kepribadian, pengembangan diri), sosial (termasuk hubungan, pasangan, keluarga, pertemanan), belajar (termasuk pemilihan jurusan, bakat, minat), maupun karir.

Mereka akan membantu dalam sesi-sesi konseling, serta bimbingan baik secara individu maupun kelompok.

PSIKOLOG : 

Tenaga bantuan profesional melalui jalur pendidikan formal strata 1 bidang Psikologi, kemudian melanjutkan strata 2 bidang profesi Psikologi sebagai Psikolog.

Psikolog bertujuan membantu individu dalam mengenal dan mengembangkan dirinya serta membantu mengatasi hambatan secara psikis atau mental. Para Psikolog bisa melakukan tes (Psikotes) seperti intelijensi/IQ, bakat, minat, kepribadian dan lainnya, serta melakukan dan memberikan diagnosa terhadap keluhan dan hambatan psikis klien. Selanjutnya mereka akan membantu melalui sesi konseling serta bantuan terapi psikologi (Psikoterapi) lainnya sesuai dengan kebutuhan klien.

Para Psikolog diantaranya juga memiliki kekhususan dalam area layanannya seperti Klinis, Anak dan Remaja, Keluarga, dll.

PSIKIATER : 

Tenaga profesional kesehatan mental melalui jalur pendidikan formal strata 1 Kedokteran Umum, kemudian melanjutkan Strata 2 spesialisasi Kejiwaan/Psikiatri. Mereka disebut Psikiater.

Para Psikiater bertujuan membantu individu yang mengalami keluhan kejiwaan secara medis atau jalur kedokteran. Dalam terapinya mereka menggunakan farmakologi atau obat-obatan yang diresepkan, membantu individu mengatasi keluhan-keluhannya. Para Psikiater juga menganalisa dan mendiagnosa individu (pasien) terhadap apa yang dialami secara mental/psikis/kejiawaan.

Selanjutnya ada beberapa yang memberikan perlakuan sebagai kelanjutan terapi dengan melakukan konseling dan teknik-teknik terapi lainnya, sesuai dengan keahlian mereka masing-masing.

HIPNOTERAPIS : 

Tenaga bantuan profesional kesehatan mental melalui jalur pendidikan formal maupun non formal. Diantaranya adalah sarjana strata 1 maupun 2 dan 3 bidang apapun, yang kemudian secara formal dan non formal mempelajari serta menguasai keilmuan dan keterampilan bidang Hipnosis dan teknik-teknik olah pikir dan emosi atau Hipnoterapi; Hipnosis untuk tujuan terapi, secara Profesional, melalui proses, syarat dan ketentuan sesuai dengan negara dan asosiasi profesi yang berlaku.

Mereka membantu individu dalam mengatasi keluhan yang berkaitan dengan pikiran dan emosi melalui sesi konseling dan sesi-sesi Hipnoterapi. Bertujuan agar individu (klien) mampu memahami hambatan-hambatan dirinya secara pikiran dan emosi (cara berpikir, keyakinan-keyakinan dan emosi-emosi yang menghambat) serta potensi-potensi diri dalam Pikiran Bawah Sadarnya sehingga individu lebih mampu berdaya guna dengan memanfaatkannya untuk mengatasi berbagai hambatan dirinya.

Diantara mereka juga bisa memberikan bantuan kepada individu keterampilan terapi mandiri yang umum disebut Self Hypnosis, dll.

ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

Hari ini begitu luar biasa, seorang klien yang beberapa hari lalu menghubungi untuk dijadwalkan sesi hipnoterapi, karena mendapat referensi dari temannya yang pernah mengikuti IG Live saya bersama beberapa teman hipnoterapis lainnya.

Klien ini akhirnya yakin memilih saya di antara daftar hipnoterapis lainnya dengan tarif yang lebih murah lainnya karena tertulis hipnoterapis keluarga.

Klien ini adalah seorang gadis remaja, single, usia belia penuh talenta. Public figure, yang terus berjuang menapaki karir demi impiannya yang membuat hati bergetar.

Baru kejadian lagi setelah hanya 2 sampai mungkin 4 klien yang membuat saya brebes mili ketika saya menterapi klien.

Ketika klien ini dalam kondisi profound somnambulism, dan ter-regresi ke usia yang tergolong usia bayi, yaitu usia 1 tahun (dan ini belum pernah terjadi sejauh saya menghipno klien) saya cukup berjuang menahan air mata jatuh. Bahkan sampai ingin rasanya memeluknya.

Usai sesi hipno, saya dan dia terkejut melihat jam dinding. Ternyata sesi hipno itu menghabiskan waktu hingga 4 jam. Langit di luar rumah sudah sangat gelap. Dan artinya dia adalah klien ke 2 saya yang menghabiskan waktu hingga 4 jam setelah klien saya terdahulu lainnya usia 57 tahun dengan durasi 4,5 jam sesi hipno.

Sungguh sesi hipno yang begitu kompleks. Tidak bisa dipotong karena seperti seorang dokter yang membedah kemudian terjadi komplikasi namun tetap harus dibereskan dan dirapikan kembali, ditutup dan dijahit dengan baik.

Dengan lika liku perjalanan hidupnya bersama sang ibu yang sulit hingga saat ini serba ada, bahkan mewah, namun dia tinggalkan demi sehatnya psikisnya.

Klien ini memiliki cita-cita yang sangat kuat untuk memenuhi kebutuhan ibunya yang mewah yang terpenuhi dari jalan yang tidak tepat menurutnya.

Sungguh terenyuh hati ini. Bahkan saya pun mengagumi ibunya dengan sudut pandang saya sendiri.

Dari yang tak mampu menahan pandangan mata dengan saya, hingga seusai sesi, klien memeluk serta bercerita seolah ingin terus bicara tak ingin berhenti. Membagi memperlihatkan foto-foto anggota keluarganya, sampai ijin agar saya berkenan menjadi mama keduanya.

Anak yang manis, baik, cerdas, dan memiliki nilai-nilai yang luar biasa bagi saya. Saya begitu mengaguminya.

Sampai mobil onlen datang, dia mencium tangan, memeluk lagi, dan melambaikan tangan seraya sampai jumpa lagi (untuk sesi berikutnya).

Bahkan meminta doa agar ibunya juga mau diterapi, dengan biaya yang dia akan membayarnya.

Aah so sweet. Saya langsung jatuh hati. Mana di sangka seorang anak yang penuh luka oleh ibunya memiliki kekuatan hati seperti ini hingga saat ini.

Saya pun bercermin kembali.

Terima kasih Tuhan menghadirkan lagi klien lainnya yang begitu semakin membuat mekar hati dan bertumbuh jiwa.

💖💖💖

 

Image : <a href=’https://www.freepik.com/photos/mom-daughter’>Mom and daughter photo created by freepik – www.freepik.com</a>