Bebaskan Dirimu dan Bersinarlah

Kebanyakan dari kita, tidak menyadari bahwa diri kita ini seringkalinya tidak merdeka. Kok bisa ? Iya, seringkali kita terperangkap dengan ;

  1. Pikiran dan emosi masa lalu
  2. Pikiran dan emosi masa depan

Meski, seolah kita bisa memberi alasan, nggak kok, Saya sedang memikirkan tentang si A, pekerjaaan B, kejadian C, dll dst. Bukan berarti kita ga boleh memikirkan tentang hal-hal yang telah berlalu ataupun hal-hal untuk masa depan. Namun, ada porsinya. Sama seperti ketika kita mengendarai mobil, kita menyetir kendaraan. Kita tetap memandang lurus kedepan, mewasapadai kanan kiri dan di depan kita. Kita memandang spion dan kaca mobil atau motor hanya sekedar sesekali untuk melihat apakah di belakang kita cukup aman untuk kita mengarahkan setir ke kanan atau ke kiri.

Sehingga, banyak sekali klien yang datang kepada Saya, untuk meminta bantuan mengatasi keluhan-keluhannya seseungguhnya adalah terjebaknya perasaan, pikiran mereka akan sesuatu di masa lalu. Dan hal-hal itu mempengaruhi masa sekarang nya.

Lantas bagaimana secara sederhananya membebaskan perangkap tersebut ? Bisa dibilang mudah, namun ada proses, yang bisa dibilang bisa mudah bisa sulit, bisa cepat, bisa butuh proses dengan waktu yang lebih sedikit panjang. Berikut tipsnya ya;

  1. Sadari apa yang menjadi keluhan atau hambatan saat ini, selidiki pikiran dan perasaan atau emosi apa yang hadir, yang muncul.
  2. Ijinkan pikiran dan emosi itu hadir, katakan terima kasih telah hadir namun, katakan bahwa itu sudah berlalu,
  3. Ajaklah berdialog, berdiskusi, mengapa dia hadir, apa tujuannya, dan apakah dia bisa memberi pemikiran dan perasaan yang membantu atau menyamankan dan bisa diterima.
  4. Hadirkan pemikiran-pemikiran baru, kreatif, pengetahuan-pengatahuan yang lebih valid dan akurat, kebijaksanaan-kebijaksanaan, keterampilan-keterampilan yang lebih berdaya guna.
  5. Maafkan dan ijinkan pemikiran baru, sudut pandang baru, pelajaran, hikmah dan kebijaksanaan baru membingkai emosi atau perasaan dan pikiran yang di awal menjadi penghambat atau kesulitan.
  6. Dan fokuslah pada pikiran-pikiran, emosi, bagian-bagian diri yang mencerahkan, dan BERSINARLAH.

Hal-hal ini dibutuhkan latihan. Bagaimana bisa berkomunikasi dengan diri sendiri begitu intens dan indah. Terus menyadari. Latihlah sesering mungkin dengan konsisten, dengan memberi sedikit waktu yang cukup bagi diri ini mengenalinya.

Anda bisa lakukan dengan duduk santai, rileks, dengarkan musik menenangkan dan rasakan napas yang semakin melembut dan mulailah menyadari diri. Pikiran, emosi atau perasaan yang hadir. Atau pikiran dan emosi yang ingin diproses. Bila merasa stuck, jangan paksakan diri, lakukan kembali di saat yang lain. Jika, membutuhkan bantuan segeralah hubungi para profesional seperti Saya Hipnoterapis.

Anda juga bisa lakukan latihan tersebut tanpa memproses pikiran dan emosi yang menghambat, hanya sekedar rileks, selama ini kita jarang memberi waktu pada pikiran dan emosi kita untuk sedikit rileks, istirahat, berjeda.

Dengan seringnya melakukan latihan seperti ini, maka kesadaran Anda akan terus meningkat. Kepekaan terhadap diri dan lingkungan semakin meningkat. Neuron-neuron sistem Anda akan membentuk pola baru, jaringan sistem atau sambungan-sambungan baru yang meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual yang lebih baik.

Selamat berlatih dan bersiaplah BERSINAR yaaa…

Semua dimulai dari diri sendiri, maka lingkungan akan ikut merasakan dan berubah. Perbesar vobrasi dan energimu, lihatlah hasilnya di sekeliling Anda. Hubungan, rejeki, kesehatan baik fisik dan mental, dan banyak lagi lainnya.

Laaaf yaa…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *