ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

ANAK PENUH LUKA YANG BERJUANG UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG IBU.

Hari ini begitu luar biasa, seorang klien yang beberapa hari lalu menghubungi untuk dijadwalkan sesi hipnoterapi, karena mendapat referensi dari temannya yang pernah mengikuti IG Live saya bersama beberapa teman hipnoterapis lainnya.

Klien ini akhirnya yakin memilih saya di antara daftar hipnoterapis lainnya dengan tarif yang lebih murah lainnya karena tertulis hipnoterapis keluarga.

Klien ini adalah seorang gadis remaja, single, usia belia penuh talenta. Public figure, yang terus berjuang menapaki karir demi impiannya yang membuat hati bergetar.

Baru kejadian lagi setelah hanya 2 sampai mungkin 4 klien yang membuat saya brebes mili ketika saya menterapi klien.

Ketika klien ini dalam kondisi profound somnambulism, dan ter-regresi ke usia yang tergolong usia bayi, yaitu usia 1 tahun (dan ini belum pernah terjadi sejauh saya menghipno klien) saya cukup berjuang menahan air mata jatuh. Bahkan sampai ingin rasanya memeluknya.

Usai sesi hipno, saya dan dia terkejut melihat jam dinding. Ternyata sesi hipno itu menghabiskan waktu hingga 4 jam. Langit di luar rumah sudah sangat gelap. Dan artinya dia adalah klien ke 2 saya yang menghabiskan waktu hingga 4 jam setelah klien saya terdahulu lainnya usia 57 tahun dengan durasi 4,5 jam sesi hipno.

Sungguh sesi hipno yang begitu kompleks. Tidak bisa dipotong karena seperti seorang dokter yang membedah kemudian terjadi komplikasi namun tetap harus dibereskan dan dirapikan kembali, ditutup dan dijahit dengan baik.

Dengan lika liku perjalanan hidupnya bersama sang ibu yang sulit hingga saat ini serba ada, bahkan mewah, namun dia tinggalkan demi sehatnya psikisnya.

Klien ini memiliki cita-cita yang sangat kuat untuk memenuhi kebutuhan ibunya yang mewah yang terpenuhi dari jalan yang tidak tepat menurutnya.

Sungguh terenyuh hati ini. Bahkan saya pun mengagumi ibunya dengan sudut pandang saya sendiri.

Dari yang tak mampu menahan pandangan mata dengan saya, hingga seusai sesi, klien memeluk serta bercerita seolah ingin terus bicara tak ingin berhenti. Membagi memperlihatkan foto-foto anggota keluarganya, sampai ijin agar saya berkenan menjadi mama keduanya.

Anak yang manis, baik, cerdas, dan memiliki nilai-nilai yang luar biasa bagi saya. Saya begitu mengaguminya.

Sampai mobil onlen datang, dia mencium tangan, memeluk lagi, dan melambaikan tangan seraya sampai jumpa lagi (untuk sesi berikutnya).

Bahkan meminta doa agar ibunya juga mau diterapi, dengan biaya yang dia akan membayarnya.

Aah so sweet. Saya langsung jatuh hati. Mana di sangka seorang anak yang penuh luka oleh ibunya memiliki kekuatan hati seperti ini hingga saat ini.

Saya pun bercermin kembali.

Terima kasih Tuhan menghadirkan lagi klien lainnya yang begitu semakin membuat mekar hati dan bertumbuh jiwa.

💖💖💖

 

Image : <a href=’https://www.freepik.com/photos/mom-daughter’>Mom and daughter photo created by freepik – www.freepik.com</a>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *