BUKTI – KAMU ADALAH BUKTI

BUKTI

Ijinkan hari ini Saya sharing sebuah cerita pengalaman Saya yang atas ijinNya dipertemukan dengan para wanita-wanita hebat hingga hari ini.

Dan hati Saya tergerak untuk menulis ini, baru saja terinspirasi oleh sebuah lagu yang mengalun tidak sengaja dari Virgoun yang judul lagunya adalah Bukti. Lagu ini beberapa waktu lalu saya sempat simak baik, kata-kata demi kata, sehingga bertanya dalam hati begitu indahnya kata-kata ini. Sebuah apresiasi seorang lelaki terhadap pasangannya. Sehingga membuat Saya tergerak untuk mencari info siapakah Virgoun ini. Dan luar biasanya Saya mendapati kisahnya, yang membuat Saya merasa kagum. Ternyata lagu ini dipersembahkan bagi sang istri. Masa-masa sulit suami menjadi masa-masa sulit bagi mereka. Saya lupa bagaimana detilnya. Namun, sang istri begitu tegar dan teguh mendampinginya, bahkan membuat sang suami hijrah memeluk Islam, dengan sebelumnya sang istri hijrah mengenakan kerudung dan niqobnya. Sebelumnya sang istri ini adalah salah satu personil band perempuan yang begitu cantik.

Saya bersyukur bisa berkenalan dan dekat dengan teman-teman Saya yang akan sekilas Saya ceritakan disini. Dan tulisan ini Saya persembahkan bagi teman-teman hebat dan yang Saya kagumi ini. Karena saya bisa merasakan dan memahami, betapa hal-hal itu tidaklah mudah. Dengan berbagai tantangan baik dari dalam diri, dari luar dan dengan masa atau waktu yang tidak sebentar.

 

Tulisan ini pun Saya persembahkan bagi sahabat-sahabat, teman-teman Samart Women yang senantiasa hebat juga, dan selalu dalam kedekatan dan iman kepada Allah SWT.

Beberapa waktu dekat ini, Saya mendapat kesempatan dicurhati oleh seseorang yang sudah Saya anggap sebagai kakak, teman baik dan bagian dari keluarga. Betapa terkejutnya Saya mendapati kisahnya. Saat itu dia sedang begitu sakit, atau bisa dibilang masih sakit sekali, padahal kejadian itu sudah lewat 1 tahun. Suaminya selingkuh, padahal sang suami merupakan sosok panutannya, sosok yang sholeh, dan tidak pernah menyangka akan berbuat sedemikian. Saya tidak akan ceritakan semua cerita detil dan perihnya. Saya akan menceritakan kehebatannya, agar kita semua justru mendapatkan hal-hal positifnya.

 

Sang suami berusaha keras untuk menyembuhkan lukanya dengan berbagai teknik self healing yang diikuti, dan diterapkan ke sang istri, karena begitu luar biasa efeknya bagi sang istri. Sampai waktu bertemu curhat dengan Saya, beliau masih begitu sakit hati, tentu hingga berefek kepada kondisi secara fisiknya. Mual ingin muntah-muntah, pusing kepala, insomnia, dll dst. Kejiwaan tentu saja terganggu juga. Dan luar biasanya, meski beliau merasa bahwa sang sumi lah yang justru seharusnya terapi, dia tetap juga berusaha menterapi dirinya.

Bagi Saya luar biasanya, hingga saat ini, dia tidak meninggalkan suaminya. Meski sempat seluruh keluarganya menyarankan bercerai, bahkan sang menantu diusirnya dari mereka, namun sang istri tetap mau menerima permintaan maaf sang suami.

USAHA TIDAKMEMBOHONGI HASIL

Beberapa waktu yang lama juga, saya memiliki 2 orang sahabat yang luar biasa juga. Salah satunya diselingkuhi suami sebegitunya, hingga mendapati kekerasan fisik juga dari sang suami. Kejadian itu kurang lebih kurang lebih 7 – 8 tahun yang lalu. Namun teman baik saya ini, tidak lelahnya berusaha untuk mendapatkan solusi bagi keutuhan rumah tangganya. Kurang lebih 2 tahun lamanya berkutat dengan segala masalahnya. Walhasil, ada pepatah, usaha tidak membohongi hasil. Demikianlah kenyataannya. Sang suami kembali, bahkan sekarang mereka jauh lebih bahagia, sang suami pindah kerja di perusahaan yang jauh lebih baik, usaha mereka berkembang baik, anak-anak mereka tumbuh dengan luar biasa hebat. Mereka dikaruniai 1 anak lagi yang luar biasa.

Satunya lagi pun demikian. Baru saja kami ternganga dengan ceritanya, karena selama kita berteman, melakukan kegiatan dan bisnis bersama, tak pernah dia menceritakan hal ini. Ternyata sang suami pernah menikah hingga 2 kali. Kami, Saya dan teman Saya, bisa merasakan betapa tak mudahnya dia menerima hal ini, meski dia menceritakan dengan wajah yang tetap biasa saja, tetap manis cantik, dan seolah tersenyum. Dia menceritakan betapa akhirnya dia sendiri juga yang harus ‘mengobati’ suaminya yang akhirnya ditinggal oleh istri ke 2 nya, karena usahanya merosot, alias sudah tidak punya uang berlebih lagi. Terpuruknya sang suami, down motivated nya sang suami dia yang mendampingi dan membangunnya kembali. Setelah sembuh, kembali menikah lagi dengan wanita lain. Dan berakhir dengan hal yang sama. Ditinggal lagi karena kondisi suami sudah tidak lagi memiliki uang yang banyak saat menikahi sang istri ke  3 ini.

Mereka ini juga bukan wanita-wanita yang sekedar ibu rumah tangga. Mereka pun memiliki keahlian, membantu perekonomian rumah tangga mereka. Yang satu guru dengan jabatan dan golongan cukup tinggi, bahkan sekolah lagi, dan memenuhi hampir sebagian besar kebutuhan rumah tangganya. Tidak pernah menuntut sang suami untuk menafkahi, karena sang istri begitu menghormati, menghargai sosok suaminya dan menerima, memahami, profesi suami yang seorang alim.

Teman saya satunya bahkan penulis, dari keluarga yang sangat berada, dan pandai berbisnis. Mengurus anak-anak dan suami begitu baik, tak pernah absen membawakan bekal bagi anak dan suami, dan selalu ready buat suami dan anak-anaknya. Karena nilai-nilai akan keluarga dan peran sebagai seorang ibu dan istri yang begitu bagusnya.

Satunya lagi pun seorang yang pandai berbisnis, guru multitalenta, pandai berbahasa Inggris, memiliki segudang skills  dalam berbagai metode pendidikan bagi anak, dari montessori, dll dst. Bahkan dia memilih anak-anaknya untuk homeschooling yang menurutnya adalah terbaik bagi anak-anaknya. Dan true  anak-anaknya berprestasi, terutama yang sulung bahkan menjadi atlit renang yang cukup berprestasi.

Bahkan kami, Saya dan suami mengenal cukup baik suami beberapa teman kami ini. Dan bagi Saya, para istri ini luar biasa. Ketika mendengarkan lagu ‘BUKTI’ tadi, tidak hanya mereka yang terlintas dalam memori Saya. Lagu ‘BUKTI’ seolah di telinga adalah suara para suami mereka yang menyanyikan lagu itu bagi istri-istri mereka, yaitu teman-teman hebat Saya.

WANITA HEBAT

Ternyata banyak wanita hebat di sekitar Saya, dan Saya yakin, banyak wanita hebat juga di sini, di grup WA SMART WOMEN ini. Bahkan, di luar sana juga. Masih banyak wanita yang begitu tegar dan teguh terhadap prinsipnya untuk mempertahankan rumah tangga mereka. Meski, di tengah riuhnya banyaknya kasus perceraian dimana-mana. Namun, bukan berarti Saya tidak mengapresiasi sahabat-sahabat yang akhirnya memutuskan berpisah. Karena Saya yakin, banyak juga perjuangan, pengorbanan, pertimbangan terbaik yang dilalui sahabat meski takdir berpihak pada keputusan bercerai. Tetap semangat dan jalani hidup kedepan dengan jauh lebih yakin dan baik lagi. Bagi kita semua.

Satu hal, ketika Saya merenungi mereka, kelebihan atau rahasia yang menjadikan teman-teman yang saya ceritakan tadi, adalah betapa mereka berpegang teguh pada keimanan kepada Yang Maha Kuasa, dengan sudut pandang mereka yang teguh berjuang.

Sahabat-sahabat yang sekarang pun sendiri, karena bercerai, tentu juga dengan sepenuh keimanan kepada Sang Khaliq memutuskan akhir demikian, dengan sudut pandang yang tentu juga sama baiknya. Hanya saja kali ini , kesempatan ini, yang terlintas dalam renungan Saya berkaitan dengan lirik-lirik lagu tadi adalah mereka yang tetap bertahan di sisi pasangan mereka masing-masing.

BERPISAH BUKAN SUATU HAL YANG BURUK

Tentu akan ada cerita lainnya yang menginspirasi juga dan hebat luar biasa dari kisah teman-teman Saya ini meski berakhir berpisah. Dengan ketulusan hati, kebeningan jiwa, dan luasnya pemikiran serta teguh dan kuatnya keimanan kita pada Allah SWT, segala tantangan Insya Allah akan dapat dilalui dengan penuh hikmah kebijaksanaan. Allah akan selalu bersama. Aamiin allohumma aamiin.

 

Selamat pagi, dan selamat beraktivitas, jangan lupa bahagia. Love you all as always fillah. Insyaa alloh…

 

Bukti

Virgoun Tambunan

Memenangkan hatiku bukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
‘Ku tak bisa hidup tanpamu

Menjaga cinta itu bukanlah
Satu hal yang mudah
Namun sedetik pun tak pernah kau
Berpaling dariku

Beruntungnya aku
Dimiliki kamu

Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini

Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu

Meruntuhkan egoku bukanlah
Satu hal yang mudah
Dengan kasih lembut kau pecahkan
Kerasnya hatiku

 

Diposting di grup WA Smart Women, Jum’at 17 Mei 2019

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *